Fakta Pendidikan

Kisah Inspiratif Anak Penjual Keripik Pisang yang Masuk UGM dengan Beasiswa Penuh

Muhammad Nur Arifin, seorang anak dari penjual keripik pisang, berhasil diterima di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dengan beasiswa penuh berkat kerja keras dan doa ibunya.

A
Amara Rukmana
14 July 2026
43 pembaca
Foto: Dokumentasi UGM
Foto: Dokumentasi UGM

Jakarta - Muhammad Nur Arifin berhasil mendapatkan tempat di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan beasiswa pendidikan unggulan yang bersubsidi 100%. Di balik pencapaiannya, terdapat usaha keras dan doa dari ibunya, Ngalimah.

Ngalimah adalah seorang kepala keluarga yang membesarkan sembilan anak setelah suaminya, Karyana, yang bekerja sebagai tukang kayu, meninggal dunia 15 tahun yang lalu. Sejak saat itu, Ngalimah berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anaknya dengan berjualan keripik pisang. Selain itu, ia juga mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) yang terletak dekat tempat tinggalnya.

Perjuangan dan Dedikasi

Ngalimah secara rutin mengadakan pengajian bagi anak-anak di kampungnya setiap selesai salat Maghrib di rumahnya. Sebagai bentuk penghargaan atas usaha yang dilakukannya, masyarakat pernah memberikan bantuan kepada Ngalimah dan keluarganya. Meskipun dalam keadaan terbatas, Arifin tetap tekun dan disiplin dalam belajar. Ngalimah menyebutkan bahwa Arifin tidak pernah mengikuti kelas tambahan.

"Dia anak yang selalu fokus saat belajar di sekolah sehingga tidak perlu mengulang pelajaran secara berlebihan di rumah," jelasnya dalam laman UGM.

Prestasi dan Cita-Cita

Arifin juga menunjukkan prestasi di bidang nonakademik, termasuk menjuarai lomba musikalisasi puisi tingkat provinsi. Selain itu, ia menunjukkan minat yang besar dalam bidang peternakan. Sejak kecil, Arifin sudah menyukai hewan, terutama kambing, dan bercita-cita untuk mengembangkan usaha peternakan ayam broiler di masa depan.

Mulai awal Juni lalu, Arifin terlibat langsung dalam kegiatan peternakan milik tetangga yang menjadi lokasi praktik mahasiswa UGM di THR Farm, Karanganyar. Ia bertugas mengambil telur, memberi pakan ternak, dan memantau suhu kandang. "Pengalaman ini membuat saya semakin memahami bagaimana pengelolaan peternakan dilakukan secara langsung. Saya jadi semakin yakin memilih peternakan sebagai bidang yang ingin saya tekuni," ungkapnya.

Berkat ketekunan dan cita-citanya yang tulus, Arifin diterima di Fakultas Peternakan UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Kebahagiaan Arifin semakin bertambah ketika ia mendapatkan beasiswa penuh.

Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof Ir Budi Guntoro, mengunjungi rumah Ngalimah dan Arifin untuk menyampaikan apresiasi. Budi Guntoro berharap Arifin dapat fokus dan memaksimalkan potensi dirinya selama kuliah nanti.

"Selamat Mas. Ke depan harus fokus baik studi maupun di organisasi nanti. Manfaatkan kesempatan yang diberikan dengan beasiswa kuliah gratis ini untuk masa depan yang lebih baik," pesannya.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait