Tuesday, 05 May 2026
Fakta Kesehatan

Kue Lebaran dengan Cokelat dan Keju Berisiko Memicu Serangan GERD

Bagi penderita GERD, konsumsi kue Lebaran yang mengandung cokelat dan keju sebaiknya dibatasi, menurut penjelasan dari pakar kesehatan.

D
Dila Rakasiwi
25 March 2026 21 pembaca
Kue Lebaran dengan Cokelat dan Keju Berisiko Memicu Serangan GERD

Bagi individu yang memiliki riwayat penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), disarankan untuk membatasi konsumsi kue Lebaran yang mengandung bahan-bahan seperti cokelat dan keju. Ini merupakan peringatan yang disampaikan oleh seorang Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang mengungkapkan adanya potensi risiko yang mungkin timbul dari konsumsi makanan tersebut.

GERD adalah kondisi yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan, yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan serius. Makanan manis dan berbahan berat seperti cokelat dan keju diketahui dapat memperburuk gejala GERD. Menurut penjelasan dari pakar tersebut, cokelat dapat memicu relaksasi pada otot yang berfungsi menutup kerongkongan, sehingga memungkinkan asam lambung untuk naik. Sementara itu, keju, yang kaya akan lemak, dapat memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan kemungkinan terjadinya refluks.

Seorang pasien GERD yang bernama Hasan membagikan pengalamannya. Ia menyatakan, "Setiap kali saya mengonsumsi makanan yang mengandung cokelat atau keju, seperti kue Lebaran, saya merasakan nyeri di bagian dada dan rasa asam yang tidak nyaman di tenggorokan." Hal ini menunjukkan pentingnya bagi penderita untuk memahami jenis makanan yang dapat memicu reaksi negatif dalam tubuh mereka.

Belum ada penelitian yang secara khusus menjelaskan dampak langsung dari kue Lebaran pada penderita GERD, namun pengalaman dari banyak individu menunjukkan bahwa makanan manis dan berat cenderung memperburuk kondisi mereka. Sementara beberapa orang mungkin bisa toleran terhadap makanan tertentu, bagi banyak lainnya, pembatasan tersebut sangat penting demi menjaga kesehatan lambung mereka.

Dinas kesehatan juga menyarankan agar masyarakat, terutama mereka yang memiliki riwayat GERD, lebih berhati-hati dalam memilih jenis kue yang akan disantap saat Lebaran. Menghindari makanan berlemak dan manis dapat membantu mencegah munculnya gejala yang mengganggu, sehingga perayaan dapat berlangsung dengan lebih nyaman. Sangat penting untuk mendengarkan sinyal tubuh dan memilih alternatif yang lebih sehat selama momen perayaan.

Sebagai penutup, kesadaran mengenai jenis makanan yang dikonsumsi bisa menjadi langkah preventif yang signifikan bagi penderita GERD. Dengan memahami risiko yang mungkin timbul, mereka bisa lebih bijak dalam memilih hidangan saat merayakan Lebaran. Kita berharap agar informasi ini dapat memberikan manfaat dan membantu meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang di momen spesial ini.

Tidak ada tag untuk artikel ini

// Artikel Terkait