Monday, 04 May 2026
Fakta Kesehatan

Kapan Pasien Diabetes Memerlukan Insulin? Penjelasan Dokter Mengenai Indikasinya

Tidak semua pasien diabetes membutuhkan insulin. Berikut adalah penjelasan mengenai indikasi penggunaannya.

D
Dila Rakasiwi
04 May 2026 3 pembaca
Kapan Pasien Diabetes Memerlukan Insulin? Penjelasan Dokter Mengenai Indikasinya

Penggunaan insulin pada pasien diabetes tidak dilakukan sembarangan. Terapi ini hanya direkomendasikan berdasarkan indikasi medis tertentu, terutama untuk mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Dokter Taufik Ramadhan Biya, SpPD menjelaskan bahwa pasien diabetes melitus (DM) tipe 1 wajib menggunakan insulin karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin. Sementara itu, pada pasien DM tipe 2, insulin diberikan jika kadar gula darah tidak terkontrol meskipun telah menjalani terapi dengan obat oral. "Kalau diabetes tipe satu memang wajib insulin, sedangkan pada pasien diabetes tipe dua, diberikan jika gula darah tidak terkontrol atau ada kondisi tertentu," ungkap dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo.

Terdapat dua jenis indikasi penggunaan insulin, yaitu indikasi absolut dan indikasi relatif. Indikasi absolut mencakup pasien DM tipe 1, ibu hamil dengan diabetes, dan pasien yang mengalami krisis dengan kadar gula darah sangat tinggi atau hiperglikemia. Sedangkan indikasi relatif diberikan kepada pasien dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol selama tiga bulan meskipun telah mengonsumsi obat anti-diabetes oral, pasien dengan infeksi berat, pasien yang akan menjalani operasi, serta pasien dengan kadar HbA1c di atas sembilan persen.

Penggunaan insulin sangat penting untuk membantu mengontrol gula darah, mengurangi inflamasi, serta melindungi tubuh dari komplikasi akibat diabetes yang tidak terkelola. Taufik juga menyebutkan bahwa masih banyak pasien yang takut menggunakan insulin karena menganggap terapi tersebut dapat merusak ginjal. Ia menegaskan bahwa kerusakan ginjal justru lebih sering disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak terkontrol. "Kondisi yang merusak ginjal bukan insulin, tetapi gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol," jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran dokter dalam penggunaan insulin. Terapi ini diberikan berdasarkan kebutuhan medis dan dapat membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang lebih baik.

// Artikel Terkait