Fakta Kesehatan

Pengalaman Positif Yuni dengan Layanan JKN di IGD Rumah Sakit

Yuni Kaswanti merasakan pelayanan cepat dan tanpa diskriminasi di Instalasi Gawat Darurat RS DKT Dr. Soetarto, Yogyakarta, saat mendampingi suaminya. Ia mengapresiasi layanan Jaminan Kesehatan Nasiona...

N
Naufal Akbar
15 June 2026
5 pembaca
Pengalaman Positif Yuni dengan Layanan JKN di IGD Rumah Sakit
Yuni Kaswanti saat mendampingi suaminya menjalani perawatan di RS DKT Dr. Soetarto, Yogyakarta. (istimewa)

Yuni Kaswanti mengalami pelayanan yang cepat dan tanpa perbedaan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat mendampingi suaminya di RS DKT Dr. Soetarto, Yogyakarta. Ia mengungkapkan bahwa layanan langsung diterima begitu mereka tiba di rumah sakit, menggunakan jaminan dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Langsung. Kita datang langsung ada pelayanan. Ya menggunakan jaminan dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ya. Saya dan suami peserta di kelas dua,” ungkap Yuni pada hari Jumat (05/06). Bagi Yuni, kecepatan pelayanan sangat berarti, terutama dalam situasi darurat. Ia menjelaskan bahwa proses administrasi dan penanganan medis berlangsung tanpa kendala yang berarti. Di tengah kepanikan, kehadiran pelayanan rumah sakit yang responsif dan dukungan dari JKN membuatnya merasa lebih tenang.

Pelayanan Tanpa Diskriminasi

Yuni juga merasakan bahwa tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien yang menggunakan JKN dan pasien umum. “Mudah, tidak sulit, seperti kemarin ke IGD langsung dilayani cepat, langsung diberikan perawatan, tidak menunggu lama dan juga tidak pernah ada yang dibeda-bedakan. Selama ini pelayanan selalu sama, walaupun dulu juga pernah kami terdaftar di kelas 3 dan sama saja dengan pelayanan pasien umum. Tetap maksimal kami rasa,” jelasnya.

Sejak tahun 2016, Yuni telah memanfaatkan layanan JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, tepat setelah menikah. Selama hampir sepuluh tahun menjadi peserta, ia merasakan bahwa pelayanan kesehatan di Yogyakarta berjalan dengan baik, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga rumah sakit rujukan.

Manfaat Pembiayaan JKN

Yuni juga merasakan dampak positif dari segi biaya. Ia menyatakan bahwa semua biaya perawatan dan obat-obatan ditanggung oleh JKN tanpa ada biaya tambahan. Hal ini memungkinkan keluarganya untuk lebih fokus pada proses penyembuhan tanpa khawatir mengenai biaya pengobatan.

“Tidak ada yang namanya biaya tambahan selama menggunakan JKN ini. Dari perawatan sampai obat yang kita konsumsi semuanya gratis sudah dijamin. Kalau tidak ada JKN pasti biaya pengobatan akan besar dan cukup berat bagi keluarga. Tapi sudah pakai JKN jadi tinggal fokus ke kondisi suami,” tambahnya.

Yuni berharap agar kualitas layanan JKN dan rumah sakit mitra BPJS Kesehatan dapat terus ditingkatkan. Meskipun ia merasa puas dengan pelayanan yang telah diterima, ia berharap agar pelayanan semakin baik ke depannya. “Untuk harapan saya ke depan untuk BPJS Kesehatan semakin bagus, semakin baik. Untuk pelayanan rumah sakit juga harapannya semakin bagus, semakin baik. Pelayanannya sudah bagus, sudah ramah-ramah pelayanannya,” tutupnya.

Artikel Terkait