Black garlic adalah bawang putih yang telah melalui proses fermentasi dengan pengaturan suhu dan kelembapan yang tepat, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan kaya akan antioksidan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi black garlic dapat memberikan perlindungan terhadap kerusakan oksidatif, meningkatkan kadar HDL, serta membantu mengatur gula darah. Efek antikanker dari black garlic juga telah dilaporkan dalam berbagai studi yang melibatkan sampel darah dan sel kanker.
Proses Fermentasi dan Manfaatnya
Bawang putih hitam ini merupakan bawang putih mentah yang difermentasi secara buatan pada suhu tinggi dan kelembapan yang terjaga selama beberapa minggu. Selain perubahan warna, black garlic juga memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan bawang putih biasa. Kaya akan antioksidan, black garlic dapat membantu melindungi organ vital seperti otak dan hati, menjadikannya pilihan yang baik untuk kesehatan tubuh.
Manfaat Utama Black Garlic
Berikut adalah beberapa manfaat dari black garlic:
- Melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.
- Membantu mengatur kadar gula darah.
- Menurunkan risiko penyakit jantung.
- Mendukung kesehatan otak.
- Memberikan perlindungan bagi hati.
- Memiliki sifat antikanker.
Nama black garlic diberikan karena bawang putih ini memiliki siung berwarna hitam akibat reaksi Maillard. Proses fermentasi ini tidak hanya mengubah tekstur dan rasa, tetapi juga membuat black garlic lebih mudah dicerna dibandingkan bawang putih biasa.
Walaupun baru-baru ini kembali populer, black garlic sebenarnya telah digunakan selama berabad-abad. Dengan kandungan senyawa aktif allicin yang lebih sedikit namun kaya akan antioksidan, black garlic memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Food Chemistry mengungkapkan bahwa proses fermentasi meningkatkan kandungan antioksidan black garlic jauh lebih tinggi dibandingkan bawang putih biasa. Proses ini mengubah allicin, senyawa yang memberikan aroma khas pada bawang putih, menjadi senyawa antioksidan seperti alkaloid dan flavonoid.
Antioksidan berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat berkontribusi pada penyakit jantung dan kanker, menurut Mayo Clinic. Sebuah penelitian pada hewan yang dilakukan pada tahun 2019 menunjukkan bahwa tikus yang mengonsumsi black garlic memiliki kadar glukosa dan insulin yang lebih rendah dibandingkan tikus yang tidak mengonsumsinya. Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience Report juga menunjukkan bahwa black garlic dapat membantu mencegah perkembangan diabetes gestasional.
Black garlic juga dipercaya dapat mengurangi risiko penyakit jantung berdasarkan sejumlah studi yang menunjukkan bahwa konsumsi black garlic dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan mengurangi risiko penyakit jantung. Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition melibatkan 60 orang dengan kolesterol tinggi yang diminta mengonsumsi 6 gram black garlic setiap hari selama 12 minggu, dan hasilnya menunjukkan peningkatan kadar kolesterol baik.
Manfaat black garlic juga dirasakan pada kesehatan otak, di mana ia dapat membantu mengurangi peradangan yang dapat mempengaruhi daya ingat. Studi yang dimuat dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa black garlic dapat mengurangi peradangan otak akibat beta amiloid. Penelitian lain juga menemukan bahwa ekstrak black garlic dapat mencegah stres oksidatif yang menyebabkan gangguan memori.
Selain itu, black garlic juga dapat melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh bahan kimia, alkohol, obat-obatan, dan infeksi. Mengonsumsi black garlic dapat membantu mengurangi penumpukan lemak di hati dan menyeimbangkan ukuran sel hati. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi black garlic dapat menurunkan gejala kerusakan hati, termasuk menurunkan kadar ALT dan AST, dua enzim yang menunjukkan masalah pada organ hati.
Selain kaya antioksidan, black garlic juga menunjukkan potensi dalam melawan sel kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Immunopharmacology and Immunotoxicology melibatkan 21 sukarelawan yang diuji darahnya, menunjukkan bahwa ekstrak black garlic dapat merangsang sistem kekebalan tubuh serta memiliki sifat antioksidan dan antikanker. Penelitian lain juga menemukan bahwa konsumsi black garlic dapat membantu membunuh sel kanker, terutama pada kanker usus besar dan lambung, serta leukemia.
Setelah mengetahui berbagai manfaat black garlic, apakah Anda berencana untuk menambahkannya ke dalam menu makanan Anda? Jika iya, penting untuk memperhatikan batas konsumsi dan sebaiknya berkonsultasi dengan ahli medis sebelum memulai.