Influenza merupakan penyakit saluran pernapasan akut yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Terdapat empat jenis virus influenza, yaitu A, B, C, dan D, di mana Influenza A adalah penyebab utama dari wabah flu dan pandemi di seluruh dunia. Data dari Global Influenza Surveillance menunjukkan bahwa Indonesia mengalami kasus influenza sepanjang tahun, terutama saat musim hujan.
Setiap tahun, epidemi influenza dapat menyebabkan penyakit parah dan kematian di seluruh dunia, dengan estimasi 3 hingga 5 juta orang mengalami penyakit serius dan antara 290.000 hingga 650.000 kematian terkait gangguan pernapasan. Penularan penyakit ini dapat terjadi melalui droplet atau percikan air liur, aerosol, serta kontak langsung dengan cairan pernapasan dari individu yang terinfeksi.
Perbedaan Antara Influenza dan Influenza A
Influenza adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut penyakit flu, sedangkan Influenza A merupakan jenis spesifik dari virus influenza. Dr. dr. Nastiti Kaswandani, SpA, Subs Respi(K), yang merupakan anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI dan dokter spesialis anak subspesialisasi pulmonologi respirologi, menjelaskan bahwa terdapat empat tipe virus influenza, yaitu A, B, C, dan D. Influenza A adalah yang paling sering menyebabkan masalah kesehatan, termasuk pandemi, dan dapat menyebar dengan cepat, mengakibatkan banyak korban.
“Virus influenza ada A, B, C, D. Kita lihat dari tipe susunan permukaannya, proteinnya berbeda. Ada influenza A, ada influenza B, C, dan D. Yang paling sering menyebabkan masalah itu influenza A. Dia bisa bikin pandemi, dia bisa menyebar dengan menimbulkan banyak korban,” jelasnya.
Tren Kasus Influenza di Indonesia
Data dari Global Influenza Surveillance menunjukkan bahwa di Indonesia, kasus influenza meningkat sepanjang tahun, terutama antara bulan Oktober hingga Maret yang bertepatan dengan musim penghujan. Selain itu, laporan dari FluNet untuk periode 1 Januari 2024 hingga 23 Desember 2024 menunjukkan bahwa kasus influenza A (H1N1) juga mengalami peningkatan yang signifikan.
Influenza dapat menyerang berbagai kelompok usia dan memiliki risiko yang berbeda-beda. Gejala umum influenza meliputi demam, batuk, dan nyeri tubuh. Sementara itu, tanda-tanda bahaya yang perlu diwaspadai termasuk kesulitan bernapas dan nyeri dada. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksinasi influenza untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, tenaga kesehatan, dan individu dengan penyakit penyerta atau komorbid. Jika mengalami tanda bahaya, segera cari pertolongan medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.