Fakta Kesehatan

Mengapa Saat Menstruasi Kita Cenderung Mengidam Makanan Manis?

Banyak wanita mengalami keinginan untuk mengonsumsi makanan manis saat menstruasi, yang dipicu oleh perubahan hormon dalam tubuh. Memahami penyebabnya dan cara mengatasi ngidam ini dapat membantu meng...

F
Fidzu Ardaf
19 October 2026
19 pembaca
ilustrasi makanan manis (pexels.com/Tim Samuel)
ilustrasi makanan manis (pexels.com/Tim Samuel)

Perubahan hormonal yang terjadi saat menstruasi dapat memengaruhi nafsu makan, terutama keinginan untuk mengonsumsi makanan manis. Mengatur lingkungan di rumah, memilih karbohidrat dengan bijak, serta menambahkan lemak sehat dapat membantu mengatasi keinginan ini. Camilan sehat seperti smoothies, buah dengan yogurt, atau cokelat hitam bisa menjadi alternatif yang baik saat haid.

Banyak perempuan merasakan perubahan dalam selera makan mereka selama menstruasi. Salah satu yang paling umum adalah keinginan yang kuat untuk menyantap makanan manis, seperti cokelat dan kue. Fenomena ini bukanlah kebetulan semata, melainkan ada penjelasan ilmiah yang mendasarinya. Keinginan untuk mengonsumsi makanan manis saat haid berkaitan erat dengan perubahan hormon dalam tubuh.

Penyebab Keinginan Makan Manis Saat Haid

Menjelang menstruasi, kadar hormon progesteron mengalami penurunan, sementara estrogen meningkat. Perubahan ini juga dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah. Ketika gula darah menurun, otak mengirim sinyal yang meminta tubuh untuk mendapatkan energi tambahan, biasanya melalui makanan manis atau yang kaya karbohidrat.

Selain itu, hormon serotonin juga berperan penting dalam hal ini. Serotonin, yang dikenal sebagai "hormon bahagia", memengaruhi suasana hati. Namun, perempuan yang mengalami sindrom pramenstruasi (PMS) cenderung memiliki kadar serotonin yang lebih rendah dari biasanya. Untuk meningkatkan kadar serotonin, tubuh cenderung "meminta" makanan yang dapat membantu produksinya, seperti makanan manis dan karbohidrat. Inilah sebabnya banyak perempuan lebih sering mengidam cokelat, kue, atau minuman manis saat PMS atau haid.

Cara Mengatasi Ngidam Manis Saat Menstruasi

Meskipun mengontrol keinginan untuk makan berlebihan saat menstruasi bisa menjadi tantangan, ada beberapa langkah yang dapat membantu. Fokus utama adalah menjaga kestabilan gula darah dan memilih makanan yang mendukung kesehatan hormonal. Berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:

Hindari menyimpan terlalu banyak camilan manis seperti cokelat atau permen di rumah. Dengan cara ini, kamu dapat mengurangi kemungkinan ngemil secara impulsif. Konsumsi protein yang membantu menstabilkan gula darah dan membuat kenyang lebih lama, seperti telur, ikan, daging, kacang-kacangan, atau biji-bijian.

Menjelang haid, karbohidrat dapat membantu tubuh memproduksi serotonin yang berpengaruh pada suasana hati. Namun, pilihlah karbohidrat kompleks seperti oatmeal, ubi, atau nasi merah. Lemak sehat dari alpukat, kacang, biji-bijian, minyak zaitun, atau kelapa juga penting untuk produksi hormon dan membuat tubuh merasa lebih puas setelah makan.

Magnesium, yang bisa didapat dari mandi garam Epsom, serta vitamin B kompleks dapat membantu mengatur gula darah dan mengurangi keinginan untuk makan berlebihan. Jika saat haid kamu merasa ingin mengonsumsi makanan manis, sebenarnya tidak masalah untuk menikmati sedikit camilan seperti biskuit atau cokelat. Namun, jika berlebihan, gula dapat menyebabkan tubuh cepat lelah akibat efek "sugar crash".

Berbagai pilihan camilan manis yang lebih sehat juga tersedia sebagai pengganti camilan tinggi gula. Dengan memahami penyebab keinginan untuk makan manis saat haid, kamu bisa mengonsumsi camilan tersebut dengan bijak dan membatasi jumlahnya.

Artikel Terkait