Fakta Pendidikan

Pendaftaran SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dimulai Hari Ini, Ketahui Syarat dan Kuota

Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun ajaran 2026/2027 resmi dibuka mulai hari ini, dengan syarat dan kuota yang telah ditentukan.

W
Wira Yudha
21 July 2026
45 pembaca
Ilustrasi Foto: Getty Images/Rani Nurlaela Desandi
Ilustrasi Foto: Getty Images/Rani Nurlaela Desandi

Jakarta - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun ajaran 2026/2027 dimulai pada 21 Juli 2026. Penerimaan ini ditujukan bagi siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di 17 kabupaten/kota.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa SNT termasuk dalam kategori sekolah unggulan yang dikelola oleh Kemendikdasmen, yang mengintegrasikan pendidikan SMP dan SMA. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 SNT hingga tahun 2029 mendatang.

Gogot Suharwoto, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD Dasmen PNFI), menyatakan bahwa SPMB SNT 2026 hanya diperuntukkan bagi calon murid yang berada di 17 kabupaten/kota di mana SNT beroperasi pada tahun 2026. "Nanti tahun 2027, telah berkembang di 37 kabupaten-kota, SPMB akan dikembangkan di 37 kabupaten-kota yang siap di tahun 2027," jelasnya dalam acara Taklimat Media Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Plasa Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, pada Senin (20/7/2027).

Persyaratan Pendaftaran SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026/2027

Berikut adalah persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh calon peserta SPMB:

  1. Berstatus Warga Negara Indonesia yang dapat dibuktikan dengan kartu keluarga, kartu identitas anak, atau dokumen kependudukan lainnya yang sah.
  2. Berdomisili di kecamatan atau kabupaten/kota yang sama dengan lokasi SNT, dengan bukti dokumen kependudukan yang sah. Calon murid dari kabupaten/kota sekitar lokasi SNT juga dapat dipertimbangkan, maksimal 5% dari daya tampung.
  3. Memenuhi persyaratan usia sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025, yaitu:
    • Calon murid SMP berusia maksimal 15 tahun pada 1 Juli tahun berjalan.
    • Calon murid SMA berusia maksimal 21 tahun pada 1 Juli tahun berjalan.
    Bukti usia dapat dilampirkan melalui akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
  4. Melampirkan dokumen cetak NISN.
  5. Melampirkan fotokopi ijazah atau surat keterangan lulus yang dilegalisir.
  6. Melampirkan fotokopi rapor 5 semester terakhir dengan nilai rata-rata 80 yang juga dilegalisir.
  7. Melampirkan sertifikat hasil TKA.

Daya Tampung Sekolah Nasional Terintegrasi

Untuk tahun ajaran 2026/2027, jumlah maksimal murid per rombongan belajar adalah sebagai berikut:

  • Sekolah Menengah Pertama: Kelas 7 dibuka 2 rombel, masing-masing maksimal 20 murid.
  • Sekolah Menengah Atas: Kelas 10 dibuka 2 rombel, masing-masing maksimal 20 murid.

Penerimaan SPMB SNT tahun ini akan dilakukan melalui dua skema. Pertama, sekolah dapat mengusulkan murid ke database SPMB. Dinas pendidikan akan berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk mengusulkan murid berprestasi dari jalur prestasi ke database SPMB SNT. "Jadi teman-teman kabupaten/kota itu memiliki database SPMB ya, yang melalui jalur prestasi, baik prestasi akademik maupun nonakademik," ungkap Gogot Suharwoto.

Skema kedua adalah undangan untuk murid yang memiliki prestasi berdasarkan data dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di kabupaten/kota tempat SNT berdiri. "Jadi hitung-hitungan kita, 20 per kelas itu tidak akan banyak berpengaruh," tambahnya.

Jadwal Pendaftaran SPMB SNT 2026

Berikut adalah jadwal penting untuk SPMB SNT 2026:

  • Pengumuman dan sosialisasi: 21-24 Juli 2026
  • Pendaftaran: 21-24 Juli 2026
  • Proses seleksi (Seleksi Administrasi dan Skolastik): 27-31 Juli 2026
  • Pengumuman hasil seleksi: 3 Agustus 2026
  • Daftar ulang: 4-7 Agustus 2026
  • Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru: 10 Agustus 2026

Untuk tahun ajaran 2026/2027, terdapat 17 SNT yang akan beroperasi di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, dan Kota Tidore Kepulauan. Sementara itu, 20 SNT lainnya direncanakan akan dibangun dan mulai beroperasi pada tahun 2027.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait