Fakta Pendidikan

Perbandingan Biaya Kuliah di India dan Indonesia: Pengalaman Lulusan

India memiliki banyak universitas dengan biaya kuliah yang bervariasi. Seorang lulusan dari Gujarat University membagikan informasi mengenai struktur biaya kuliah di negara tersebut.

A
Agustinus Jaya Wiratama
10 September 2026
17 pembaca
Mei, mahasiswa RI di India. Foto: Dok Mega Mei Wahidawati
Mei, mahasiswa RI di India. Foto: Dok Mega Mei Wahidawati

India dikenal sebagai negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia, mencapai sekitar 5.349. Di antara universitas tersebut, Indian Institute of Technology Delhi termasuk dalam 30 besar di Asia dan peringkat 118 dunia menurut QS WUR 2027. Namun, apakah biaya kuliah di India lebih terjangkau dibandingkan dengan Indonesia?

Mega Mei Wahidawati, seorang lulusan dari Gujarat University yang berasal dari Indonesia, menjelaskan bahwa penentuan biaya kuliah di India umumnya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan sistem kasta. Kasta di sini tidak dimaksudkan untuk membedakan status sosial, melainkan sebagai batasan yang mencegah ekonomi kasta atas untuk memasuki ekonomi kasta bawah. "Sebenarnya kasta ini tuh bukan berarti kamu akan dibedakan ya, gitu kan. Bukan dibedakan secara sosial, enggak. Bisa dibilang kasta ekonomi, tapi memang di sini sistemnya kalau misal kamu kasta atas, kamu nggak akan bisa masuk ke kasta ekonomi bawah, gitu. Tetep kayak gitu sebenarnya sistemnya. Cuman nggak terkotak-kotakkan kayak sistem kasta (India)," ungkap Mei saat ditemui di New Delhi pada Rabu, 9 September 2026.

Struktur Biaya Kuliah di Gujarat University

Mei menjelaskan bahwa biaya kuliah di Gujarat University dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu umum (general), bantuan sebagian, dan gratis. Kategori umum mencakup mahasiswa internasional yang tidak terikat pada sistem kasta. Selain itu, biaya kuliah juga dibedakan berdasarkan pendapatan yang terbagi menjadi kelompok tinggi, menengah, dan rendah. Setiap kasta tidak diperbolehkan untuk saling memasuki golongan lain. "Nah, untuk kasta paling atas waktu itu S2 di kampusku, per tahun itu INR 20.000 atau sekitar Rp 4 juta. Nah, kalau yang kasta paling bawah itu per tahun INR 1.000 atau sekitar Rp 200.000, gitu," jelasnya.

Mei menambahkan, "Emang murah, pendidikan di India ini cukup murah sih. Semahal-mahalnya di sini tetap lebih murah."

Perbandingan Biaya Kuliah di India dan Indonesia

Sebagai perbandingan, biaya kuliah untuk program S1 di IIT Delhi berkisar antara Rp 4-5 juta hingga Rp 11 juta per semester, tergantung pada golongan ekonomi yang terdaftar saat penerimaan. Beberapa mahasiswa bahkan mendapatkan biaya kuliah gratis karena beasiswa. Di sisi lain, Universitas Indonesia (UI), sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, menetapkan UKT antara Rp 500 ribu hingga Rp 20 juta, tergantung pada jurusan yang diambil, dengan beberapa mahasiswa juga mendapatkan beasiswa.

Menurut Mei, kuliah di India sangat direkomendasikan untuk jurusan sains, teknik, dan teknologi, termasuk kedokteran. "Buat S2 ya, kalau jurusanku, karena aku Media & Entertainment, recommend sih. Karena kan di sini media dan entertainment-nya naik, gitu kan, maju gitu. Maksudnya, (di sini) semua orang nonton film, semua orang nonton teater, semua orang baca koran. Recommended, cukup recommended. Tapi kalau yang ngambil jurusan IT atau kedokteran, itu lebih recommended lagi, gitu," tambahnya.

Mei juga menekankan pentingnya melakukan riset sebelum memilih negara untuk melanjutkan pendidikan, terutama jika ingin mendapatkan beasiswa. "Jadi dicoba cari-cari dulu aja, riset dulu lah terkait kampus dan jurusanmu yang misal mau ngambil kuliah dan beasiswa ke India," tuturnya.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait