Fakta Nasional

Permintaan Maaf Terakhir Seorang Bos Perusahaan Sebelum Ditemukan Tewas di Hotel St Regis

Seorang bos perusahaan berusia 47 tahun ditemukan tewas dengan luka tembak di Hotel St Regis, Jakarta Selatan, disertai pesan permintaan maaf kepada istrinya sebelum kejadian.

A
Agustinus Jaya Wiratama
27 July 2026
8 pembaca
Ilustrasi (Thinkstock)
Ilustrasi (Thinkstock)

Jakarta - WH (47), seorang eksekutif dari sebuah perusahaan, ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di dalam kamar Hotel St Regis yang terletak di Jakarta Selatan. Polisi mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa tragis tersebut, WH mengirimkan pesan terakhir yang berisi permintaan maaf kepada istrinya.

Berdasarkan informasi yang dirangkum, jasad WH ditemukan pertama kali pada malam hari, Rabu (15/7). Penyelidikan awal menunjukkan adanya luka tembak pada tubuh korban. Pihak kepolisian telah memberikan keterangan mengenai kematian WH di hotel mewah itu, dengan dugaan sementara bahwa ia terlibat dalam masalah pribadi dengan istrinya.

Dugaan Masalah Pribadi

"Dugaannya kan sedang ada masalah sama istri. Jadi ada masalah pribadi dia. Dugaannya masalah pribadi dengan istri. Ada salah sama istri gitu," jelas Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, saat dihubungi pada Jumat (17/7).

Joko menambahkan bahwa WH datang ke Hotel St Regis untuk menginap dan ditemani oleh sopirnya. Hasil pemeriksaan polisi menunjukkan bahwa WH mengirimkan pesan kepada istrinya sebelum ditemukan tewas, yang berisi permintaan maaf.

"Terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sempat minta maaf. Kemudian kan WA," ujarnya.

Penemuan Jasad dan Senjata Api

Pesan terakhir yang dikirimkan WH membuat istrinya merasa curiga, sehingga ia meminta sopir untuk memeriksa keadaan suaminya di dalam kamar. "Istri kan curiga. Terus (sopir) dapat telepon dari keluarga suruh ngecek, terus dicek kan gitu," kata Joko.

Ketika sopir mengecek, ia menemukan jasad WH yang sudah tidak bernyawa. Joko juga menyatakan bahwa WH dan istrinya sebenarnya sedang berusaha memperbaiki hubungan mereka. "Sebenarnya mereka tuh sedang akan memperbaiki gitu loh. Memang awalnya suaminya merasa salah sama istrinya, kemudian hari itu sebenarnya komunikasi baik sama istrinya, dan mereka bermaksud untuk memperbaiki," tambahnya.

Selama penyelidikan, polisi menemukan senjata api di kamar hotel WH, yang diduga digunakan untuk menembak dirinya sendiri. "Perkembangan penyelidikan terkait orang yang ditemukan meninggal dunia dan ditemukan juga dengan senpi di TKP," jelas Joko kepada wartawan pada Senin (20/7).

Dari hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara, polisi juga menemukan identitas korban dan surat kepemilikan senjata api yang sesuai dengan nama WH. Saat ini, pihak kepolisian menyatakan tidak ada indikasi keterlibatan orang lain dalam kematian WH, yang diduga merupakan kasus bunuh diri. Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai bagaimana senjata api milik WH bisa masuk ke dalam area Hotel St Regis.

Artikel Terkait