Fakta Pendidikan

Prabowo Perintahkan Pengurangan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pengurangan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudh...

A
Amara Rukmana
20 May 2026
23 pembaca
Prabowo Perintahkan Pengurangan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Bakal Pangkas Anggaran MBG. (Foto: Agung Pambudhy/detikFoto)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan untuk melakukan perbaikan dalam manajemen program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam hal anggaran, Prabowo meminta agar dana untuk program tersebut dipangkas. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTA yang berlangsung di kantor Kementerian Keuangan pada Selasa (19/5/2026).

Penjelasan Mengenai Anggaran Baru

"Yang terakhir Rp 268 triliun untuk sementara angkanya itu dulu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung," jelas Purbaya, yang dikutip dari detikFinance pada Rabu (20/5/2026). Hingga 30 April, realisasi MBG tercatat mencapai Rp 75 triliun, yang setara dengan 22,4% dari total APBN sebesar Rp 355 triliun. Anggaran ini telah disalurkan kepada 61,96 juta penerima dan 27.295 SPPG.

"Realisasi MBG sudah mencapai Rp 75 triliun, itu 22,4% dari APBN yang sebesar Rp 335 triliun. Tapi nanti ada penghematan-penghematan tertentu sesuai dengan instruksi Pak Presiden, sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efektif dan efisien," tambah Purbaya.

Rincian Anggaran Sebelumnya

Anggaran untuk MBG pada tahun 2026 sebelumnya direncanakan mencapai Rp 335 triliun. Berdasarkan informasi dari laman resmi Badan Gizi Nasional, dana untuk pengelolaan MBG berasal dari berbagai sektor, yaitu:

  • Sektor pendidikan: Rp 223 triliun (83,4%)
  • Sektor kesehatan: Rp 24,7 triliun (9,2%)
  • Sektor ekonomi: Rp 19,7 triliun (7,4%)

Sementara itu, alokasi belanja MBG sebelumnya terdiri dari:

  • Belanja barang, termasuk pengadaan makanan bergizi: Rp 261 triliun (97,7%)
  • Belanja pegawai: Rp 3,8 triliun (1,4%)
  • Belanja modal: sekitar Rp 3 triliun (0,9%)

Purbaya juga meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan program MBG. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap masukan terkait program dari Badan Gizi Nasional. "Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi, Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang," ujarnya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan, "Jadi bukan immune terhadap masukan, Bapak kita itu, Pak Presiden sedang menghitung gimana yang terbaik tanpa mengganggu efektivitas program itu sendiri dalam hal memberi makan murid-murid sekolah."

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait