Fakta Ekonomi

Pupuk Indonesia Tingkatkan Hasil Panen Padi di Dairi Hingga Dua Kali Lipat

PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi 12,3 ton per hektar, dua kali lipat dari sebelumnya. Peningkatan ini merupakan hasil k...

S
Stevani Nila Wardana
24 August 2026
33 pembaca
Foto: Pupuk Indonesia
Foto: Pupuk Indonesia

PT Pupuk Indonesia (Persero) telah berhasil meningkatkan produktivitas padi di Desa Lumban Toruan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mencapai 12,3 ton per hektar. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu dua kali lipat dari produktivitas sebelumnya yang hanya 6 ton per hektar.

Peningkatan hasil panen ini terjadi di lahan demplot yang dikelola oleh Pupuk Indonesia, bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Dairi. “Keberhasilan demplot ini diharapkan dapat membangkitkan kembali kepercayaan diri para petani untuk kembali mengolah sawah setelah sebelumnya sempat lesu akibat penurunan hasil panen yang drastis,” ungkap Assistant Officer Pendukung Penjualan Regional 1 Pupuk Indonesia, Hendra Sagita.

Metode Pengukuran yang Transparan

Hendra menjelaskan bahwa produktivitas padi yang mencapai 12,3 ton per hektar ini diperoleh melalui pengukuran yang dilakukan secara transparan. Pengambilan contoh atau sampel ubinan dilakukan secara kolaboratif antara Pupuk Indonesia, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan petani setempat, sehingga hasil panen dapat diketahui secara objektif.

Dia menambahkan bahwa peningkatan produktivitas ini tidak terlepas dari pengolahan lahan yang tepat, pola pemupukan yang terukur, serta pendampingan intensif yang diberikan oleh Pupuk Indonesia selama musim tanam. “Keberhasilan demplot diharapkan menjadi pemicu bagi petani di Kabupaten Dairi untuk mengoptimalkan lahan persawahan. Dengan peningkatan produktivitas dan penerapan budidaya yang tepat, upaya mengembalikan Dairi sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Utara diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap,” kata Hendra.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas padi ini juga mendapatkan apresiasi dari Kepala Bidang DKPP Kabupaten Dairi, Sukaedah Angkat. Menurutnya, capaian demplot menunjukkan bahwa pengelolaan lahan dan pemupukan yang tepat dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Dia juga menekankan pentingnya perbaikan kondisi tanah sebelum petani memasuki masa tanam. Sukaedah mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik dan kapur pertanian. “Langkah ini penting untuk memperbaiki pH tanah agar penyerapan unsur hara berjalan maksimal. Dengan penerapan metode ini, kita optimistis dapat mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Artikel Terkait