Tuesday, 05 May 2026
Fakta Kesehatan

Solusi Mengatasi Ngantuk saat Mudik: Manakah yang Lebih Baik, Minuman Energi atau Kopi? Ini Pendapat Ahli Gizi

Menghadapi rasa kantuk saat perjalanan mudik, ahli gizi merekomendasikan pilihan antara minuman energi dan kopi. Mana yang lebih efektif? Simak penjelasan lengkapnya.

N
Narayana Putra
25 March 2026 17 pembaca
Solusi Mengatasi Ngantuk saat Mudik: Manakah yang Lebih Baik, Minuman Energi atau Kopi? Ini Pendapat Ahli Gizi

Rasa kantuk saat perjalanan mudik sering kali menjadi masalah yang dihadapi oleh para pengemudi. Kondisi ini dapat membahayakan keselamatan di jalan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pilihan yang tepat untuk menjaga kewaspadaan. Menurut ahli gizi, ada dua pilihan umum yang sering dipilih: minuman energi dan kopi. Namun, mana yang lebih baik untuk mengatasi rasa mengantuk saat perjalanan jauh?

Ahli gizi menjelaskan bahwa kedua pilihan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Minuman energi, yang biasanya mengandung kafein dan berbagai vitamin, dapat memberikan dorongan energi yang cepat. Namun, efek dari minuman ini seringkali bersifat sementara, dan dapat memicu rasa kelelahan setelah efeknya hilang.

Sementara itu, kopi, yang juga kaya akan kafein, memiliki sejarah panjang sebagai penunjang stamina dalam berkendara. “Kopi lebih alami dan banyak dikenal masyarakat sebagai minuman yang efektif untuk meningkatkan fokus dan kewaspadaan,” ungkap Dr. Maria, seorang ahli gizi dari Universitas Gizi Indonesia. Ia menambahkan bahwa meskipun kopi membutuhkan waktu untuk memberikan efek, manfaat jangka panjangnya lebih stabil.

Kedua pilihan tersebut juga memiliki dampak berbeda terhadap tubuh. Minuman energi seringkali mengandung gula dalam jumlah tinggi, yang bisa menyebabkan lonjakan energi tiba-tiba, diikuti dengan penurunan drastis. Di sisi lain, kopi memiliki kalori yang lebih rendah dan dapat dikonsumsi tanpa tambahan gula, sehingga lebih cocok bagi mereka yang ingin menghindari kalori berlebih.

Selain itu, Dr. Maria juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sebelum melakukan perjalanan jauh. “Sebaiknya, konsumsi makanan yang kaya serat dan protein sebelum berkendara. Ini membantu menjaga energi tetap stabil,” tuturnya. Sebuah pola makan yang seimbang dapat membantu pengemudi tetap segar dan fokus saat berada di jalan.

Dalam situasi kritis, seperti saat mengantuk di jalan, banyak pengemudi yang mungkin merasa harus memilih solusi instan. “Jika terpaksa harus memilih, kopi adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan minuman energi, terutama untuk sustansi dan efek jangka panjang,” tambah Dr. Maria. Namun, ia menekankan pentingnya tidak mengandalkan hanya satu jenis minuman atau makanan untuk tetap terjaga saat berkendara.

Kesimpulannya, baik minuman energi maupun kopi memiliki tempat masing-masing dalam menjaga kewaspadaan saat mudik. Namun, berdasarkan pendapat ahli gizi, kopi lebih disarankan untuk penggunaan jangka panjang dalam meningkatkan fokus dan energi tanpa efek samping yang berlebihan. Para pengemudi disarankan untuk berpikir bijak dalam memilih konsumsi saat perjalanan, dan selalu prioritaskan keselamatan di jalan. Ke depan, penting juga untuk melihat penelitian lebih lanjut mengenai efek jangka panjang dari konsumsi berbagai jenis caffeinated drinks.

Tidak ada tag untuk artikel ini

// Artikel Terkait