Jakarta - Seorang pria berusia 47 tahun yang dikenal sebagai bos sebuah perusahaan ditemukan tewas di dalam kamar hotel mewah di Jakarta Selatan. Pria yang berinisial WH ini diduga meninggal dunia akibat bunuh diri, dengan luka tembak di bagian kepala.
Dugaan Bunuh Diri
WH ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, dugaan awal menunjukkan bahwa korban mengakhiri hidupnya sendiri. "Dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri," ungkap Joko.
Senjata api yang digunakan oleh WH untuk melakukan tindakan tersebut diketahui merupakan miliknya dan dilengkapi dengan izin resmi. "Senjatanya pun juga lengkap, ada suratnya kok," tambah Joko.
Masalah Pribadi dengan Istri
WH diduga mengalami masalah dalam hubungan rumah tangganya. Joko menyatakan, "Dugaannya kan sedang ada masalah sama istri. Jadi ada masalah pribadi dia. Dugaannya masalah pribadi dengan istri. Ada salah sama istri gitu."
Korban datang ke hotel bersama sopirnya untuk menginap. Istri WH merasa curiga setelah menerima pesan permintaan maaf dari suaminya, sehingga ia meminta sopir untuk memeriksa keadaan WH di dalam kamar.
Setelah dicek, sopir menemukan WH sudah tidak bernyawa. Joko menegaskan bahwa tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini. "Tidak ada (unsur kriminal), niat mengakhiri hidup sendiri," jelasnya.
Pesan Terakhir untuk Keluarga
WH sempat mengirimkan pesan kepada anak dan istrinya, yang berisi permintaan maaf terkait masalah rumah tangga. "Terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sempat minta maaf. Kemudian kan WA," jelas Joko.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa WH dan istrinya sebenarnya sedang berusaha untuk memperbaiki hubungan mereka. "Sebenarnya mereka tuh sedang akan memperbaiki gitu loh. Memang awalnya suaminya merasa salah sama istrinya, kemudian hari itu sebenarnya komunikasi baik sama istrinya, dan mereka bermaksud untuk memperbaiki," imbuhnya.