Fakta Politik

Bobby Nasution Tegaskan Komitmennya untuk Tetap Bersama Gerindra

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan bahwa ia tidak akan pindah partai lagi dan memilih untuk tetap bersama Gerindra. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Diklat Laskar Partai Gerindr...

N
Naufal Akbar
04 October 2026
28 pembaca
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam acara Diklat Laskar Partai Gerindra Sumut di Sibolangit, Deliserdang, Sabtu (3/10/2026). (CNNIndonesia/Farida)
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam acara Diklat Laskar Partai Gerindra Sumut di Sibolangit, Deliserdang, Sabtu (3/10/2026). (CNNIndonesia/Farida)

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengungkapkan keinginannya untuk tidak berpindah partai lagi dan tetap berkomitmen dengan Gerindra. Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat berbicara di podium pada acara Diklat Laskar Partai Gerindra Sumut yang berlangsung di Sibolangit, Deliserdang, pada hari Sabtu, 3 Oktober.

Dalam kesempatan itu, Bobby mengakui bahwa seharusnya dia berada di barisan peserta diklat sebagai kader baru Gerindra, bukan berdiri di podium. Sebelumnya, Bobby merupakan anggota PDIP, sama seperti mertuanya, Presiden Joko Widodo, dan kakak iparnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, menjelang Pemilu Legislatif, Pilkada, dan Pilpres 2024, ia bersama Jokowi dan Gibran memutuskan untuk meninggalkan PDIP.

Perjalanan Politik Bobby Nasution

Bobby menceritakan perjalanan politiknya sebelum bergabung dengan Gerindra. Ia pernah menjadi kader PDIP dan berhasil meraih kursi Wali Kota Medan bersama partai tersebut. Namun, ia dipecat dari PDIP karena dukungannya terhadap Prabowo dan Gibran dalam Pilpres 2024, yang berlawanan dengan pasangan yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. "Sebelumnya saya pernah di sebuah partai lain. Beberapa tahun saya di partai sebelumnya, saya dipecat, diberhentikan," jelas Bobby.

Meski merasa gelisah akibat situasi tersebut, Bobby merasa bersyukur karena Partai Gerindra menerima dirinya dengan tangan terbuka. Ia menegaskan bahwa ia tidak ingin berpindah partai lagi, karena merasa telah menemukan tempat yang tepat untuk melanjutkan karier politiknya. "Namun yang membuat saya tenang, saat itu saya melihat kader dan Partai Gerindra membuka tangan selebarnya buat saya. Ini adalah jalan saya, yang menurut saya cukup sekali pindah partai. Biarlah saya di Partai Gerindra," ungkapnya.

Komitmen untuk Membangun Gerindra

Bobby menilai bahwa Partai Gerindra adalah wadah yang tepat untuk memperjuangkan cita-cita bangsa. Ia merasakan ketenangan ketika diterima oleh Gerindra. "Gerindra adalah rumah yang pantas dan tepat untuk kita mencapai cita-cita Bangsa Indonesia," kata Bobby. Ia juga menekankan pentingnya perjuangan para kader dalam membesarkan partai. "Gerindra bukan partai tanpa perjuangan dan bukan partai yang tiba-tiba jadi pemenang. Kita semua termasuk saya, mari kita torehkan nama kita untuk membesarkan nama Gerindra minimal di Sumut," tambahnya.

Selanjutnya, Bobby meminta kader Gerindra di Sumatera Utara untuk mendukung dan menyukseskan program-program Prabowo sebagai presiden. Ia menekankan bahwa program pemerintah harus disampaikan hingga ke masyarakat bawah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. "Kami dan kita semua, titip untuk jaga bukan hanya nama baik partai tetapi juga program-program Pak Presiden. Program-program Pak Presiden sangat berdampak kepada masyarakat bawah yaitu untuk menyejahterakan masyarakat," kata Bobby.

Ia juga mendorong Gerindra Sumut untuk meningkatkan konsolidasi, termasuk mengadakan pertemuan rutin antara kepala daerah yang merupakan kader Gerindra. Bobby mengusulkan agar pertemuan tersebut dilakukan minimal sebulan sekali untuk menyelaraskan program pemerintah pusat dengan pelaksanaan di daerah.

Artikel Terkait