Dalam sebuah acara bertajuk 'Dialog Nasional Refleksi 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo Subianto' yang berlangsung di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, pada Kamis (22/10), Budiman Sudjatmiko mengemukakan tiga kelompok yang dianggap memiliki pandangan yang bertentangan dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Ketiga kelompok tersebut adalah kaum neoliberal, sosial liberal, dan populis agraris.
Penjelasan tentang Tiga Golongan
Budiman menjelaskan karakteristik masing-masing kelompok yang dianggap berseberangan dengan Prabowo. Ia menyatakan, "Kaum neoliberalis yang antikemandirian bangsa, kaum sosial liberal yang antikehadiran negara, dan kaum populis agraris yang antikemajuan. Tiga kelompok ini."
Ia menyoroti bahwa kaum neoliberal tidak mendukung kemandirian bangsa dalam berbagai aspek, seperti pengembangan teknologi dan industri. "Mereka tidak suka, kaum neoliberal, bangsa ini mandiri, bisa bikin chip sendiri, bisa punya model AI (Artificial Intelligence) sendiri, bisa punya mobil nasional sendiri. Wah, nanti enggak laku mobil kita di Indonesia," ungkap Budiman.
Sikap Kaum Sosial Liberal dan Populis Agraris
Selanjutnya, Budiman menjelaskan tentang kaum sosial liberal yang dianggapnya ketakutan terhadap kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat. "Mereka trauma dengan kehadiran negara, nanti otoriter. Disamakan dengan Orde Baru," imbuhnya.
Terakhir, Budiman mengkritik kaum populis agraris yang dinilai tidak siap menerima perubahan dalam cara pandang petani dan nelayan. "Kaum populis agraris, mereka enggak siap melihat petani itu bisa ngerti pembukuan. Mereka belum bisa terima nelayan itu punya kapal modern. 'Wah, ini enggak rakyat lagi ini kalau nelayannya pakai kapal modern, kalau petani ngerti akuntansi, enggak, petani itu enggak boleh ngerti akuntansi, ngertinya macul saja'. Dia ada romantisme wong cilik. Mereka enggak siap. Itu kaum populis agraris," jelas Budiman.
Namun, penting untuk dicatat bahwa penilaian Budiman ini merupakan pandangan pribadi dan belum didukung oleh kajian atau penelitian yang dapat dijadikan referensi untuk klaim tersebut.