Partai Demokrat mengonfirmasi bahwa mereka belum melakukan pembahasan mengenai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk pemilihan presiden (Pilpres) yang akan datang pada tahun 2029. Pernyataan ini disampaikan setelah Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa partainya akan kembali mendukung Prabowo Subianto sebagai capres pada pemilihan mendatang.
Fokus pada Tugas Pemerintahan
Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, menjelaskan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat ini masih berkonsentrasi pada tugasnya di pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto. AHY menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK). "Pertama, belum pernah ada pembicaraan mengenai capres dan cawapres di 2029 di kami karena ketum kami mas AHY adalah bagaimana kami mendapatkan tugas kemarin kepercayaan dari Bapak Presiden Prabowo di pemerintahan," ungkap Herzaky kepada wartawan pada Sabtu (10/10).
Penghargaan terhadap Pernyataan Golkar
Herzaky menambahkan bahwa pembicaraan mengenai capres untuk 2029 akan dilakukan pada waktunya. Ia juga menyatakan bahwa Demokrat menghargai pernyataan yang disampaikan oleh Partai Golkar. "Kami tentu menghargai dan menghargai teman-teman-teman yang hari ini sudah bersiap untuk Presiden 2029," ujarnya. Saat ini, Demokrat belum mendengar nama lain selain Prabowo yang akan maju sebagai capres pada 2029. Mengenai cawapres yang akan mendampingi Prabowo, Herzaky menjelaskan bahwa hal tersebut akan menjadi bagian dari diskusi antara capres dan partai pengusung.
"Tentu kalau bicara mengenai capres pada tahun 2029, ada waktunya nanti, saat ini kami belum pernah dan belum mendengar ada nama selain Bapak Presiden Prabowo untuk kontes 2029," tuturnya. Ia juga menekankan bahwa pembicaraan mengenai calon wakil presiden akan melibatkan diskusi bersama antara capres dan partai yang akan mendukungnya.
Herzaky menegaskan bahwa Demokrat saat ini tetap fokus pada pemenuhan janji-janji kinerja AHY sebagai Menko IPK. "Tapi kalau demokrat kebanyakan tegas dan jelas, kami fokus memastikan pemerintahan ini sukses, pemerintahan Prabowo sukses ini komitmen demokrat terus dengan janji, dan inilah bentuk loyalitas kami," tambahnya.
Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia dari Partai Golkar mengungkapkan bahwa partainya mendukung Prabowo Subianto sebagai capres untuk tahun 2029. Namun, untuk calon wakil presidennya, keputusan masih belum ditentukan. "Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (9/10).
Doli menjelaskan bahwa Golkar belum memutuskan siapa cawapres yang akan didukung pada 2029, karena penentuan tersebut biasanya dilakukan menjelang pendaftaran pasangan calon. "Kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan calon wakil presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran capres dan cawapres," tuturnya.