Fakta Politik

Gerindra Unggul dalam Survei Poltracking, Respons Positif dari Sugiat Santoso

Partai Gerindra meraih posisi teratas dalam survei Poltracking, mengungguli PDIP. Juru Bicara DPP Gerindra, Sugiat Santoso, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat.

W
Wira Yudha
24 September 2026
35 pembaca
Juru Bicara Gerindra, Sugiat Santoso, menyambut positif hasil survei Poltracking yang menempatkan partainya di posisi teratas dengan 23,2%. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Juru Bicara Gerindra, Sugiat Santoso, menyambut positif hasil survei Poltracking yang menempatkan partainya di posisi teratas dengan 23,2%. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Partai Gerindra menunjukkan performa yang mengesankan dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Poltracking, dengan hasil yang dirilis pada Rabu (23/9) menunjukkan bahwa Gerindra berada di puncak elektabilitas, jauh meninggalkan PDIP.

Pentingnya Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Sugiat Santoso, Juru Bicara DPP Partai Gerindra, mengungkapkan bahwa meskipun hasil survei menunjukkan keunggulan, pihaknya tidak ingin terjebak dalam rasa percaya diri yang berlebihan. Ia menegaskan bahwa semua partai harus dihormati sebagai bagian dari proses demokrasi. Sugiat menyatakan, "Kami menyadari bahwa tingkat elektabilitas dapat berubah seiring dengan dinamika dan persepsi masyarakat. Karena itu, yang paling penting bagi Gerindra adalah terus menjaga kepercayaan tersebut."

Survei sebagai Momentum

Lebih lanjut, Sugiat menjelaskan bahwa hasil survei mencerminkan kondisi pada saat jajak pendapat dilakukan. Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga setiap saat. "Survei adalah potret pada satu momentum. Sementara bagi kami, kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijaga setiap hari," ungkapnya.

Meski hasil survei menunjukkan Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen, jauh di atas PDIP yang hanya memperoleh 11,6 persen, Sugiat mengingatkan agar para kader tidak merasa puas. Ia menekankan pentingnya untuk tetap aktif dan terlibat di tengah masyarakat. "Kami tidak ingin menjadikan hasil survei sebagai alasan untuk berpuas diri. Justru ini menjadi pengingat bagi seluruh kader agar terus bekerja, hadir di tengah masyarakat," jelasnya.

Survei Poltracking melibatkan 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia dan dilakukan melalui wawancara tatap muka antara 14 hingga 20 September. Selain Gerindra dan PDIP, partai-partai lain seperti Golkar, PKB, dan Demokrat juga tercatat dalam survei tersebut dengan elektabilitas masing-masing 10,4 persen, 6,2 persen, dan 6,1 persen.

Dengan hasil ini, Gerindra semakin memperkuat posisinya dalam peta politik menjelang pemilihan umum mendatang.

Artikel Terkait