Fakta Ekonomi

Himelda Renuat Resmi Menjadi CEO DOKU, Memimpin Ekspansi Pembayaran Internasional

Himelda Renuat, salah satu pendiri DOKU, diangkat sebagai CEO perusahaan fintech tersebut mulai 24 September 2026, bersamaan dengan penguatan investasi Antom di Indonesia.

A
Agustinus Jaya Wiratama
24 September 2026
35 pembaca
Foto: Isitimewa
Foto: Isitimewa

Perusahaan teknologi finansial DOKU mengumumkan penunjukan Himelda Renuat sebagai Chief Executive Officer (CEO) mulai tanggal 24 September 2026. Pergantian posisi ini bertepatan dengan peningkatan investasi strategis dari Antom, yang merupakan layanan pembayaran dan digitalisasi merchant milik Ant International, di Indonesia.

Sebelum menjabat sebagai CEO, Himelda Renuat memiliki posisi sebagai Chief Marketing Officer di DOKU. Dalam perannya yang baru, ia tidak hanya akan memimpin DOKU, tetapi juga akan menjabat sebagai Head of Antom Indonesia dengan tanggung jawab untuk mengembangkan bisnis pembayaran dan layanan merchant Antom di pasar domestik.

Perubahan Kepemimpinan dan Strategi Bisnis

Penunjukan Himelda menggantikan Chris Yeo, yang telah memimpin DOKU sejak tahun 2022. Selama masa kepemimpinannya, Yeo melakukan restrukturisasi organisasi dan memperluas kerjasama dengan Ant International. Perubahan kepemimpinan ini merupakan bagian dari kelanjutan kemitraan antara DOKU dan Antom yang telah diumumkan pada Februari 2026. Kolaborasi ini kini diperluas dengan menghubungkan bisnis DOKU dengan jaringan merchant global Antom dan 2C2P, sebuah perusahaan payment gateway yang beroperasi di Asia Tenggara dan juga berada di bawah Antom.

Seiring dengan perubahan organisasi, DOKU juga memperkenalkan identitas baru dengan nama DOKU by Antom. Meskipun demikian, perusahaan memastikan akan tetap beroperasi menggunakan badan usaha dan lisensi yang ada saat ini. Antom diharapkan akan berperan lebih besar sebagai investor strategis yang mendukung pengembangan bisnis DOKU. Kerjasama antara kedua pihak ini akan difokuskan pada integrasi jaringan pembayaran, perluasan bisnis lintas negara, serta pengembangan layanan keuangan untuk merchant.

Fokus pada Ekspansi dan Layanan Pembayaran

Salah satu fokus utama dari kolaborasi ini adalah menghubungkan metode pembayaran lokal yang dimiliki DOKU dengan jaringan merchant acquiring global Antom. Integrasi ini juga akan memanfaatkan ekosistem Ant International, termasuk Alipay+ sebagai gerbang pembayaran yang menghubungkan berbagai dompet digital. Kerjasama dengan 2C2P juga akan diperluas untuk mendukung merchant Indonesia yang ingin memasuki pasar Asia Tenggara, sekaligus mempermudah pelaku usaha internasional yang ingin beroperasi di Indonesia.

Ekspansi lainnya akan diarahkan pada layanan pembayaran lintas negara dan multi-mata uang. DOKU juga sedang menjajaki pengembangan pembiayaan serta layanan pengelolaan treasury untuk merchant. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa persaingan dalam industri pembayaran digital semakin melampaui pasar domestik, dengan penyedia layanan yang berupaya menghubungkan merchant lokal dengan jaringan transaksi regional dan global.

Himelda menegaskan bahwa dasar utama dari bisnis DOKU tetap terletak pada hubungan yang telah dibangun dengan merchant selama hampir dua dekade. Ia menyatakan bahwa perubahan yang dilakukan akan memperluas jangkauan layanan perusahaan. “DOKU dibangun di atas kepercayaan yang telah terjalin bersama merchant selama hampir 20 tahun, dan fondasi ini tidak akan berubah. Yang berubah adalah jangkauan kami,” ungkap Himelda dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari Antom dan 2C2P akan dimanfaatkan untuk memperluas pelayanan kepada merchant dan membuka akses bagi lebih banyak bisnis Indonesia ke pasar internasional. “Dengan dukungan Antom dan 2C2P, kami dapat melayani merchant yang telah mempercayai kami dengan lebih baik, menjangkau lebih jauh industri-industri yang paling membutuhkan kami, serta membantu lebih banyak bisnis Indonesia mengambil langkah pertama untuk berekspansi ke pasar internasional,” kata Himelda.

Artikel Terkait