Fakta Ekonomi

IRIS 2027 Targetkan 10 Ribu Peserta, Fokus Edukasi Investasi untuk Generasi Muda

Naganaya Indonesia akan menyelenggarakan Indonesia Retail Investor Summit (IRIS) 2027 pada bulan Januari mendatang dengan harapan menarik lebih dari 10 ribu pengunjung, terutama dari kalangan muda. Ac...

N
Naufal Akbar
13 October 2026
17 pembaca
Foto: dok istimewa
Foto: dok istimewa

Naganaya Indonesia bersiap untuk mengadakan Indonesia Retail Investor Summit (IRIS) 2027 pada bulan Januari yang akan datang, dengan target lebih dari 10 ribu pengunjung. Mengusung tema The New Money Mindset, acara ini ditujukan untuk menjembatani pelaku industri investasi dan keuangan serta meningkatkan edukasi investasi di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Presiden Direktur PT Naganaya Indonesia, Aditya Adiguna, menjelaskan bahwa IRIS dirancang sebagai platform yang mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem investasi. Menurutnya, Indonesia memerlukan sebuah wadah yang dapat menghubungkan pelaku industri, regulator, komunitas, dan masyarakat yang tertarik pada dunia investasi. "Ini adalah sebuah event pertama yang kami selenggarakan. Kami melihat bahwa ini saat yang tepat untuk Indonesia punya sebuah platform event yang bisa mewadahi teman-teman yang memang punya interest di dunia investasi," ungkap Aditya di Jakarta pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Pameran dan Lokakarya untuk Masyarakat

Pada penyelenggaraan perdana ini, Naganaya Indonesia menargetkan lebih dari 100 perusahaan untuk berpartisipasi dalam pameran, dengan penyediaan sekitar 120 booth. Para peserta diharapkan berasal dari berbagai sektor yang terkait dengan pengembangan ekosistem investasi, termasuk perusahaan yang ingin memperkenalkan bisnis dan layanan mereka kepada masyarakat.

Selain pameran, IRIS 2027 juga akan menyelenggarakan lokakarya yang diisi oleh para ahli serta program aktivasi komunitas. Penyelenggara berencana untuk menghadirkan regulator sebagai narasumber guna memberikan informasi terkini mengenai regulasi dan ketentuan yang berlaku di sektor investasi. Aditya menilai pentingnya kehadiran regulator agar masyarakat dapat memahami instrumen investasi dan ketentuan yang ada dengan lebih baik, sehingga mereka dapat mengenali pilihan investasi dan lebih waspada terhadap penawaran investasi ilegal.

Peningkatan Aktivitas Investasi Pasca Pandemi

Menurut Aditya, meningkatnya aktivitas investasi masyarakat sejak pandemi Covid-19 menjadi salah satu alasan di balik pengembangan acara ini. Naganaya juga melihat momentum penyelenggaraan IRIS sejalan dengan diterbitkannya sejumlah regulasi baru di sektor jasa keuangan. Pada tahap awal, IRIS akan fokus pada segmen business-to-consumer (B2C), dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai instrumen investasi dan cara memilih platform yang tepat. Ke depan, penyelenggara berencana untuk memperluas cakupan acara ke segmen business-to-business (B2B).

Aditya menekankan bahwa edukasi sangat diperlukan karena masih ada sebagian masyarakat yang mengaitkan investasi dengan penipuan atau investasi bodong. Melalui IRIS, penyelenggara ingin membantu masyarakat untuk memahami investasi dengan lebih baik, sehingga mereka dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih informasi. Penyelenggaraan IRIS 2027 diharapkan dapat mempertemukan regulator, asosiasi, komunitas, perusahaan, dan masyarakat dalam satu platform, melalui pameran dan kegiatan edukasi untuk memperluas pemahaman publik mengenai ekosistem investasi di Indonesia.

Artikel Terkait