Jenderal TNI Tandyo Budi Revita telah dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), mengisi posisi yang sebelumnya dijabat oleh Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Pelantikan ini berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Kamis, 15 Oktober.
Tandyo Budi Revita lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969 dan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991. Ia telah menempuh berbagai pelatihan lanjutan, termasuk Sekolah Staf dan Komando TNI serta Lemhanas RI. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia militer, Tandyo memiliki rekam jejak yang cukup panjang.
Karier Militer yang Cemerlang
Sebelum menjabat sebagai KSAD, Tandyo Budi Revita merupakan Wakil Panglima TNI pada tahun 2025. Pelantikan ini menandai pengisian posisi yang kosong selama 25 tahun. Selain itu, pada tahun 2023 hingga 2024, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Panglima Kodam IV/Diponegoro.
Kariernya terus menanjak, di mana ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada Februari 2024. Posisi penting lainnya yang pernah diembannya adalah Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Kementerian Pertahanan dari tahun 2021 hingga 2023. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Pertahanan di Ditjen Strahan Kementerian Pertahanan dari tahun 2019 hingga 2021.
Pengalaman dan Tugas Sebelumnya
Di samping itu, Tandyo juga pernah menjabat sebagai Direktur Bela Negara di Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan pada tahun 2018 hingga 2019. Dari tahun 2017 hingga 2018, ia menjabat sebagai Paban III/Sopsad, sebelum menjadi Paban III/Latga Sops TNI pada tahun 2018. Pada tahun 2015, ia menjabat sebagai Komandan Resimen Taruna Akmil dan juga Danrindam IX/Udayana.
Pada tahun 2014, Tandyo menjabat sebagai Asisten Operasi Kasdam VII/Wirabuana dan pada tahun 2012, ia adalah Komandan Batalyon Infanteri Linud 330/Tri Dharma serta Danbrigif Linud 17/Kujang I. Ia memulai karier militernya sebagai Komandan Tim Khusus Combat Intelligence di Yonif Linud 330/Tri Dharma pada tahun 1995.