Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, mengungkapkan bahwa ia telah menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025. Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Bandung pada hari Sabtu, 26 September.
Dalam acara tersebut, Jokowi memamerkan kartu tanda anggota (KTA) PSI yang ia miliki. "Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya," ungkap Jokowi.
Pembuktian Keanggotaan di Hadapan Jajaran PSI
Jokowi menunjukkan KTA PSI yang mencantumkan nomor anggota S337220257777777. Ia menjelaskan bahwa pengumuman ini penting untuk diketahui oleh seluruh jajaran PSI, mulai dari tingkat pusat hingga ranting. "Saya ingin menyampaikan hal ini juga penting dan saya buka di Bandung. Bahwa saya sesungguhnya kader PSI agar diketahui seluruh jajaran PSI dari DPP, DPW, DPD, DPC dan DPRt (Dewan Pimpinan Ranting)," tambahnya.
Pemilihan Bandung sebagai Lokasi Pengumuman
Bandung dipilih sebagai lokasi untuk mengumumkan keanggotaannya karena struktur Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PSI di kota tersebut telah mencapai 100 persen. Dalam beberapa waktu terakhir, Jokowi terlihat aktif mengikuti berbagai agenda PSI setelah keluar dari PDIP. Ia juga sering memberikan pidato di acara-acara PSI.
Jokowi adalah ayah dari Kaesang Pangarep, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.