Fakta Ekonomi

KAI Targetkan Penyelesaian Perawatan Tujuh Trainset KRL iE305 hingga 9 Oktober

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Industri Kereta Api (Persero) terus melakukan perawatan terhadap tujuh trainset KRL iE305/CLI 225 untuk memastikan kesiapan operasional Commuter Line Jabod...

P
Padma Dewi
16 September 2026
37 pembaca
Foto: dok istimewa
Foto: dok istimewa

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sedang melaksanakan perawatan terhadap tujuh trainset KRL iE305/CLI 225. Langkah ini diambil untuk menjamin kesiapan sarana dalam mendukung operasional Commuter Line Jabodetabek.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, melakukan kunjungan ke fasilitas INKA di Madiun pada hari Jumat (11/9/2026) untuk mengecek perkembangan perawatan serta berkoordinasi dalam upaya mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Bobby menjelaskan bahwa perawatan tujuh trainset ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan KAI Commuter dan pihak terkait lainnya.

Proses Perawatan yang Teliti

Pekerjaan perawatan mencakup pemeriksaan sistem, komponen teknis, dan aspek keselamatan sarana sebelum trainset tersebut kembali beroperasi. “Saat ini satu trainset KRL iE305/CLI 225 sedang dalam tahap akhir pengecekan dan ditargetkan siap pada minggu ini. Selanjutnya, enam trainset lainnya akan diselesaikan secara bertahap, dengan target tiga trainset selesai pada 25 September 2026 dan tiga trainset berikutnya pada 9 Oktober 2026,” ungkap Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Kesiapan Sarana untuk Layanan yang Optimal

Anne menjelaskan bahwa setiap trainset yang telah melalui seluruh rangkaian pemeriksaan dan dinyatakan siap akan diserahkan kepada KAI Commuter untuk mendukung pelayanan Commuter Line Jabodetabek sesuai dengan kebutuhan operasional. Bobby Rasyidin menekankan pentingnya kesiapan sarana mengingat tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan ini. “KAI memastikan setiap proses perawatan sarana dilakukan sesuai dengan standar keselamatan dan keandalan yang berlaku,” jelasnya.

Anne juga menambahkan bahwa KAI, bersama KAI Commuter dan INKA, terus berkoordinasi untuk menyelesaikan perawatan tujuh trainset tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Setiap sarana yang akan kembali beroperasi harus melalui pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan bahwa mereka memenuhi standar keselamatan dan keandalan.

Kebutuhan akan layanan Commuter Line Jabodetabek terus meningkat. Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah pengguna KRL Jabodetabek melonjak dari 257 juta pelanggan pada tahun 2015 menjadi 401 juta pelanggan pada tahun 2025. Sementara itu, dari Januari hingga Agustus 2026, jumlah pelanggan telah mencapai 277,2 juta. Seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna, jaringan layanan juga berkembang, dengan jumlah stasiun KRL Jabodetabek yang meningkat dari 71 stasiun pada tahun 2015 menjadi 85 stasiun pada tahun 2026.

KAI berkomitmen untuk terus melakukan perawatan sarana bersama INKA, KAI Commuter, dan pihak terkait guna menjaga kesiapan operasional Commuter Line Jabodetabek. “KAI bersama seluruh pihak terkait akan terus menjaga kualitas layanan Commuter Line Jabodetabek melalui kesiapan sarana dan evaluasi berkelanjutan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku,” tutup Anne.

Artikel Terkait