Jakarta - Kejadian mengejutkan terjadi di KRL relasi Bogor-Jakarta Kota, di mana seorang penumpang diduga melakukan buang air besar (BAB) di dalam gerbong. KAI Commuter Indonesia (KCI) berencana untuk menindak tegas insiden yang mencoreng citra layanan kereta tersebut.
Menurut informasi yang beredar di media sosial, sebuah unggahan menunjukkan situasi di dalam gerbong KRL yang viral, di mana tampak petugas kebersihan mengenakan seragam kuning sedang membersihkan area lantai. Dalam foto tersebut, terlihat juga seorang penumpang yang menutup hidungnya akibat bau tidak sedap. Diketahui bahwa pelaku yang diduga BAB adalah seorang pria, dan beberapa warganet juga mengaku menyaksikan kejadian serupa.
KCI Tanggapi Insiden dengan Serius
KAI Commuter Indonesia merespons insiden ini dengan mengecam keras perilaku penumpang yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta. "KAI Commuter mengecam keras atas prilaku salah satu pengguna Commuter Line yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta," ungkap VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
Setelah kejadian tersebut, petugas kebersihan segera melakukan pembersihan di lokasi yang terkena dampak. KCI juga sedang menyelidiki insiden ini dengan mengumpulkan informasi dan memeriksa rekaman CCTV untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kejadian tersebut.
Imbauan untuk Penumpang
KAI Commuter menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap penumpang yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna lainnya dan yang tidak mematuhi aturan saat menggunakan Commuter Line. "KAI Commuter juga akan menindak tegas para pengguna yang menyebabkan ketidaknyamanan pengguna lain dan tidak mengindahkan aturan saat menggunakan Commuter Line," tambahnya.
Karina Amanda juga mengimbau kepada semua penumpang untuk memanfaatkan fasilitas toilet yang telah disediakan di seluruh stasiun. "Fasilitas toilet ini juga ditempatkan di lokasi yang mudah untuk digunakan oleh pengguna. KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu menjaga kebersihan, kenyamanan dan selalu menghormati pengguna lainnya," tutupnya.