Fakta Nasional

Konflik Tetangga Berawal dari Suara Klakson Berujung Pengusiran Paksa

Sebuah insiden pengusiran paksa terjadi di Jakarta Pusat, dipicu oleh suara klakson yang menimbulkan ketegangan antara dua tetangga. Kasus ini kini sedang ditangani oleh pihak kepolisian setelah video...

D
Dila Rakasiwi
16 July 2026
50 pembaca
Video seorang pria digotong paksa sejumlah pria lain di Gambir, Jakpus, viral di medsos. Polisi menyelidiki kasus konflik tetangga ini. (Dok. Istimewa/repro)
Video seorang pria digotong paksa sejumlah pria lain di Gambir, Jakpus, viral di medsos. Polisi menyelidiki kasus konflik tetangga ini. (Dok. Istimewa/repro)

Jakarta - Sebuah video yang menunjukkan seorang pria digotong paksa oleh sekelompok pria viral di media sosial. Insiden ini bermula dari konflik antar tetangga yang dipicu oleh suara klakson. Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

Video yang merekam kejadian tersebut diambil oleh warga dari bangunan yang lebih tinggi. Dalam rekaman itu, terlihat tiga pria menggotong korban, di mana dua di antaranya mengangkat tangan korban sementara seorang pria bercelana pendek mengangkat kedua kakinya. Korban tampak mengenakan helm dan dibawa menuju ujung gang di kawasan Petojo, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Dalam video itu, terlihat juga pria bercelana pendek merah yang sempat menendang korban.

Intervensi Warga dan Keadaan di Lokasi

Seorang wanita terlihat mencoba membantu ketiga pria yang menggotong korban, meskipun tidak sampai ke ujung gang. Ada juga pria lain yang turut membantu pelaku dalam menggotong korban. Saat itu, suasana di jalan terlihat sepi dan korban sempat berusaha melawan, namun tidak berhasil melawan tiga pria yang membawanya hingga jarak sekitar 100 meter.

Penyelidikan Polisi dan Latar Belakang Konflik

Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan alat bukti lainnya. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025. "Masih proses penyelidikan, kasus berlanjut, keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Gambir," ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Erlyn Sumantri, pada Kamis (16/7/2026).

Konflik ini terjadi setelah terduga pelaku merasa tersinggung akibat korban yang membunyikan klakson. "Betul, ketersinggungan karena korban bunyikan klakson," jelasnya. Korban dan pelaku diketahui tinggal di lingkungan yang sama, dan para pelaku diduga merupakan satu keluarga.

Pihak korban mengambil langkah hukum untuk menuntut keadilan atas insiden ini. Sebelumnya, sempat dilakukan mediasi antara korban dan terduga pelaku, namun tidak mencapai kesepakatan. "Saat kejadian, Bhabinkamtibmas bersama dengan pengurus RW 06 Cideng sudah melakukan upaya mediasi kedua belah pihak, namun belum ada titik temu kesepakatan perdamaian," kata Kapolsek Gambir, AKBP Agus Adi Wijaya.

Namun, korban memilih untuk tidak menyelesaikan masalah ini secara musyawarah dan ingin menempuh jalur hukum. Polsek Gambir telah menerima laporan dari korban dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Korban membuat LP di Polsek Gambir, sudah dilakukan upaya dan tahapan penyelidikan, dan saat ini masih dilaksanakan tahapan penyidikan lanjutan," tambah Agus.

Artikel Terkait