Fakta Nasional

Ledakan Diduga Bom Terjadi di Gereja Stasi Santo Paulus, Intan Jaya, Empat Orang Terluka

Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bom mengguncang halaman Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo di Intan Jaya, Papua Tengah, pada hari Minggu, mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.

P
Panca Akbar Saputra
18 May 2026
38 pembaca
Ledakan Diduga Bom Terjadi di Gereja Stasi Santo Paulus, Intan Jaya, Empat Orang Terluka
Foto: Korban ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo, Intan Jaya dilarikan ke rumah sakit. (dok. istimewa)

Intan Jaya - Sebuah ledakan yang diduga merupakan bom terjadi di halaman Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo, yang terletak di Paroki Santo Misael Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Insiden ini mengakibatkan empat orang terluka.

Pastor Dekan Dekanat Moni-Puncak Jaya, RP Yanuarius Yance Yogi, mengonfirmasi kejadian tersebut, menyatakan, "Iya ada kejadian itu. Ada ledakan diduga bom terjadi di depan gereja. Empat orang dilaporkan terluka," dalam pernyataannya kepada detikcom, yang dilansir oleh detikSulsel pada Senin (18/5/2026).

Rincian Kejadian

Peristiwa ledakan tersebut terjadi pada hari Minggu, 17 Mei, di halaman Gereja Santo Paulus Nabuni Mbamogo, yang berada di Distrik Sagupa, Kabupaten Intan Jaya. Keempat orang yang terluka saat ini telah mendapatkan perawatan medis. Menurut informasi yang diperoleh, di antara korban terdapat Pius Pogau dan Piter Nabelau yang mengalami luka akibat serpihan bom dan masih dalam proses evakuasi. Selain itu, terdapat juga korban lain, yaitu Robert Nabelau.

Pernyataan Pihak Berwenang

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Jermias Rontini, juga membenarkan adanya ledakan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa pihak kepolisian masih mencari informasi lebih lanjut mengenai detail kejadian. "Kami sudah dapat informasi bahwa ada peristiwa tersebut. Tapi detailnya belum kami peroleh makanya mohon waktu," ujarnya singkat.

Peristiwa ini menambah daftar kejadian tragis di wilayah tersebut, yang sebelumnya telah terjadi konflik yang mengakibatkan banyak korban jiwa. Masyarakat berharap agar situasi segera membaik dan keamanan dapat terjamin.

Artikel Terkait