Fakta Ekonomi

Sentimen Pasar Global Meningkat, Harga Bitcoin Naik Setelah Kesepakatan AS-Iran

Pasar global menunjukkan perbaikan setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik, yang berdampak positif pada harga Bitcoin dan aset kripto lainnya.

P
Padma Dewi
16 June 2026
4 pembaca
Sentimen Pasar Global Meningkat, Harga Bitcoin Naik Setelah Kesepakatan AS-Iran
Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Sentimen pasar global mengalami perbaikan setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran berhasil mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik serta membuka kembali Selat Hormuz. Aloysia Dian, Chief Marketing Officer Indodax, menyatakan bahwa meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah memberikan kesempatan bagi investor untuk kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset-aset yang memiliki volatilitas tinggi, setelah beberapa pekan pasar dibayangi oleh kehati-hatian.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (16/6/2026), dia menambahkan bahwa berkurangnya ketidakpastian geopolitik tersebut mendorong investor untuk kembali berinvestasi di aset-aset berisiko tinggi, termasuk kripto. Hal ini terlihat dari harga Bitcoin yang sempat mencapai level 65.900 dolar AS pada Senin (15/6/2026).

Reaksi Pasar Terhadap Sentimen Global

“Pasar kripto saat ini merespons membaiknya sentimen global setelah ketidakpastian geopolitik mulai mereda. Ketika risiko global menurun, investor cenderung kembali meningkatkan eksposur terhadap aset dengan volatilitas tinggi, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya. Hal tersebut yang saat ini turut mendorong pemulihan harga di pasar,” ujarnya.

Menurut data dari CoinMarketCap pada Senin (15/6/2026), Bitcoin diperdagangkan dalam rentang 63.900-65.900 dolar AS, mengalami kenaikan sekitar 2 persen dalam 24 jam terakhir. Penguatan ini juga membuat Bitcoin hampir 8 persen lebih tinggi dibandingkan dengan level terendah pekan lalu yang sempat berada di bawah 60.900 dolar AS. Selain Bitcoin, sebagian besar aset kripto utama juga mencatatkan penguatan, seperti Ethereum yang naik sekitar 5,1 persen menjadi 1.758 dolar AS, dan Solana yang menguat 6,6 persen menjadi 72,6 dolar AS. Sementara itu, XRP bertambah 7,1 persen ke level 1,2 dolar AS. Di antara aset kripto berkapitalisasi besar, Hyperliquid (HYPE) menjadi salah satu yang mengalami kenaikan tertinggi dengan penguatan sekitar 11,6 persen ke level 67,8 dolar AS.

Faktor yang Mempengaruhi Tren Positif

Peningkatan pasar kripto ini sejalan dengan membaiknya sentimen risiko global. Setelah pengumuman kesepakatan AS-Iran, harga minyak mentah Brent mengalami penurunan lebih dari 4 persen menuju kisaran 83 dolar AS per barel, karena pasar mulai mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya membebani prospek ekonomi global. Pada saat yang sama, pasar saham Asia menunjukkan penguatan, kontrak berjangka indeks saham AS bergerak positif, dan tekanan terhadap dolar AS mulai berkurang.

Di tengah perbaikan sentimen pasar, Aloysia mengingatkan bahwa keberlanjutan tren positif ini masih bergantung pada beberapa faktor yang akan menentukan apakah penguatan Bitcoin dapat berlanjut dalam waktu dekat. Meredanya ketegangan geopolitik tentu menjadi perkembangan yang positif bagi pasar. Namun, investor perlu memperhatikan berbagai faktor lain, seperti arus dana institusional melalui ETF Bitcoin Spot, perkembangan regulasi, kebijakan moneter global, minat investor, serta kondisi likuiditas global. “Oleh karena itu, kami melihat penting bagi investor untuk tetap memperhatikan perkembangan pasar secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada satu sentimen tertentu,” ujarnya.

Salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pasar adalah pergerakan atau arus dana pada ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat. Dalam sepekan terakhir, instrumen tersebut mencatat outflow sebesar 1,72 miliar dolar AS, menunjukkan bahwa sebagian investor institusional masih bersikap hati-hati terhadap aset yang memiliki karakteristik volatil.

Selain sentimen geopolitik, pasar juga masih mencermati sejumlah faktor fundamental yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan Bitcoin dalam waktu dekat, termasuk minat investor institusional yang tercermin dari arus dana pada ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat.

Artikel Terkait