Fakta Ekonomi

Nanda Widya, Pendiri Metland, Raih Penghargaan Filantropi Internasional

Nanda Widya, pendiri Metland Group, mendapatkan penghargaan dari Chou Ta-Kuan Foundation atas dedikasinya di bidang sosial dan kemanusiaan pada 7 Oktober di Bekasi.

F
Fidzu Ardaf
08 October 2026
29 pembaca
Nanda Widya menerima penghargaan 29th Fervent Global Love of Lives Award dari CTK Foundation atas dedikasinya sebagai filantropi di bidang sosial dan kemanusiaan. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
Nanda Widya menerima penghargaan 29th Fervent Global Love of Lives Award dari CTK Foundation atas dedikasinya sebagai filantropi di bidang sosial dan kemanusiaan. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Pada tanggal 7 Oktober, Nanda Widya, yang merupakan pendiri Metland Group, menerima penghargaan internasional dari Chou Ta-Kuan Foundation di Bekasi. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen Nanda dalam bidang sosial dan kemanusiaan melalui Yayasan Metropolitan Peduli.

Kontribusi sosial yang dilakukan oleh Nanda mencakup berbagai inisiatif, seperti operasi bibir sumbing gratis, pengobatan tanpa biaya, serta dukungan untuk pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Nanda Widya, yang juga menjabat sebagai Komisaris Metland Group dan pendiri Yayasan Metropolitan Peduli (YMP), menerima 29th Fervent Global Love of Lives Award dari Chou Ta-Kuan Cultural and Educational Foundation (CTK Foundation) atas dedikasinya sebagai filantropis.

Penghargaan dan Pengakuan

Nanda terpilih dari 3.795 nominasi yang berasal dari seluruh dunia. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Mr. Chou Chin-hua dan Mrs. Guo Ying-lan, pendiri Chou Ta-Kuan Foundation, dalam acara perayaan ulang tahun ke-26 YMP di Bekasi. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi Nanda sebagai pengusaha di sektor properti, yang tetap aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan berkat kepeduliannya terhadap sesama melalui Yayasan Metropolitan Peduli.

Melalui program Indonesia Tersenyum, Nanda telah memprakarsai dan mendukung operasi bibir sumbing gratis untuk ribuan anak dari keluarga prasejahtera. Selain itu, komitmen sosialnya juga tercermin dalam kegiatan bakti sosial, pengobatan gratis, serta dukungan terhadap Sekolah Darurat Kartini yang dikelola oleh Ibu Guru Kembar, yang memberikan akses pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu.

Refleksi dan Harapan

Nanda menyatakan, “Satu kehormatan terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan. Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, lebih dari itu, penghargaan ini adalah pengingat bahwa di tengah berbagai tantangan kehidupan, keterbatasan fisik, kehilangan, maupun kesulitan yang berat, semangat manusia tetap mampu menghadirkan harapan, kasih sayang, dan keberanian yang luar biasa.”

Penghargaan Global Love of Lives Award telah berlangsung dari 11 hingga 19 September 2026 di Taiwan, di mana terdapat 23 penerima dari berbagai negara. Salah satu penerima penghargaan lainnya adalah Winda Karunadhita, seorang pelukis berkebutuhan khusus dari Bali, yang pada tahun 2019 lalu menggelar pameran tunggal melalui YMP di Grand Metropolitan.

Dalam rangkaian acara tersebut, Nanda mendapat kehormatan untuk memberikan sambutan mewakili seluruh penerima penghargaan di hadapan Wakil Presiden Taiwan, Madam Bi-khim Hsiao, yang diwakili oleh putrinya, Andriani Widya.

Perayaan ulang tahun ke-26 YMP juga diwarnai dengan peluncuran buku biografi Nanda Widya berjudul "Belajar dan Bekerja Sepenuh Hati", yang mengisahkan perjalanan hidup serta filosofi kepemimpinannya, lengkap dengan testimoni dari lebih dari 50 narasumber mengenai dirinya. Selain itu, malam perayaan tersebut juga dimeriahkan dengan penggalangan dana dari karya lukis Winda Karunadhita, yang menceritakan kisah dan makna di balik karyanya. Dana yang terkumpul akan disalurkan sepenuhnya untuk mendukung kehidupan serta keberlanjutan karya seni Winda.

suara.com Sumber: suara.com

Artikel Terkait