Fakta Politik

Perdebatan di PSI Terkait Usulan Jokowi Menjadi Ketua Umum

Dua anggota Dewan Pimpinan Pusat PSI memiliki pandangan berbeda mengenai usulan agar Presiden Joko Widodo menjabat sebagai ketua umum partai. Sementara satu pihak mendukung, pihak lainnya menegaskan t...

W
Wira Yudha
23 October 2026
25 pembaca
Dua anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI terbelah soal dorongan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) untuk sebagai ketua umum. (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)
Dua anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI terbelah soal dorongan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) untuk sebagai ketua umum. (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

Dua anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terlibat dalam perdebatan mengenai usulan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai ketua umum partai. Usulan ini awalnya disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga, yang akrab disapa Bro Ron, saat ia menyatakan bahwa sejumlah kader partai menginginkan Jokowi untuk naik jabatan menjadi ketua umum.

Bro Ron menjelaskan, "Kehadiran kami di sini untuk menindaklanjuti permohonan kader-kader kami yang ada di daerah yang sudah tidak sabar lagi, Bapak naik one level lagi," setelah ia bertemu dengan Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (20/10). Meskipun saat ini kursi ketua umum PSI diisi oleh Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi, Bro Ron mengungkapkan bahwa ada aspirasi lain dari kader yang menginginkan Jokowi menduduki posisi di kepengurusan partai, termasuk sebagai dewan pembina.

Perbedaan Pendapat di Internal PSI

Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh Ketua DPP Bidang Politik, Bestari Barus. Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk menjadikan Jokowi sebagai ketua umum. Bestari mengungkapkan bahwa fokus PSI saat ini adalah melaksanakan perintah Jokowi yang disampaikan dalam pidatonya di Bandung, untuk menyelesaikan struktur partai hingga ke akar rumput.

Bestari menyatakan, "Sampai hari ini konsentrasi PSI bukan untuk menjadikan Pak Jokowi Ketua Umum. Tapi lebih kepada melaksanakan perintah beliau untuk menyelesaikan struktur agar lolos verifikasi faktual," saat dihubungi pada Kamis (22/10). Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk fokus pada tugas merapikan struktur partai agar PSI dapat berpartisipasi dalam pemilu 2029 mendatang.

Harapan untuk Pemilu Mendatang

Bestari menambahkan, "Sehingga Pak Jokowi - yang didukung oleh mesin yang baik ini - bersama seluruh tim kerja termasuk Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, dapat menghasilkan apa yang kami cita-citakan untuk masuk ke Senayan dengan angka yang membanggakan." Dengan demikian, meskipun ada aspirasi dari beberapa kader untuk melihat Jokowi dalam posisi kepemimpinan partai, fokus utama PSI adalah pada penguatan struktur internal untuk menghadapi pemilu mendatang.

Artikel Terkait