Fakta Nasional

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone di Kantin

Pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di kantin DPRD Bone, Sulawesi Selatan, terkait dugaan penganiayaan yang melibatkan Ketua DPRD Andi Tenri Walinonong terhadap stafnya, Yuli Nofit...

W
Wira Yudha
25 July 2026
11 pembaca
Polisi melakukan olah TKP lokasi Ketua DPRD Bone diduga menganiaya staf. (Agung Pramono/detikSulsel)
Polisi melakukan olah TKP lokasi Ketua DPRD Bone diduga menganiaya staf. (Agung Pramono/detikSulsel)

Jakarta - Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kantin DPRD Bone, yang terletak di Sulawesi Selatan, sehubungan dengan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Andi Tenri Walinonong terhadap Yuli Nofita Sari, seorang staf PPPK paruh waktu berusia 29 tahun. Dalam proses tersebut, pihak kepolisian juga menghadirkan korban untuk memberikan keterangan.

Menurut informasi dari detikSulsel pada Sabtu (25/7/2026), lima anggota dari Satreskrim Polres Bone terlihat mendatangi lokasi kantin DPRD Bone yang berada di Jalan Reformasi, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Di lokasi tersebut, polisi memasang garis batas sebagai tanda bahwa tempat itu sedang dalam penyelidikan.

Kronologi Kejadian

Dalam proses olah TKP, Yuli diminta untuk memeragakan serta menjelaskan secara rinci tentang kronologi kejadian di hadapan penyidik. Penyidik juga menandai titik-titik di mana korban diduga terkena kue. Yuli menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula saat ia dipanggil ke kantin oleh Ketua DPRD Bone, yang kemudian melemparkan kue ke wajahnya. Selain itu, ia juga mengaku bahwa wajahnya disiram dengan air dari botol minuman.

“Kemudian botol air tersebut dilempar ke arah saya. Ada juga sebuah botol berisi cabai (lombok) yang dilempar, lalu dia menyampaikan ini kue kamu memang beli,” ungkap Yuli.

Penyelidikan Berlanjut

Penyidik mencocokkan keterangan yang diberikan oleh Yuli dengan kondisi di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan yang lebih mendalam. Beberapa titik di area kantin diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan kronologi yang disampaikan oleh korban.

Seiring dengan itu, Badan Kehormatan (BK) juga berencana untuk mengklarifikasi situasi ini dengan Ketua DPRD Bone terkait dugaan penganiayaan yang terjadi.

Baca berita selengkapnya di sini. Tonton juga video "Viral Sejumlah Bus Dilempari Batu di Tol Jogja-Solo".

Artikel Terkait