Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menggelar rapat terbatas pada hari Rabu (23/9) di Istana Merdeka, Jakarta. Rapat ini akan membahas wacana mengenai pendidikan gratis yang mencakup jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah yang dapat diambil oleh pemerintah dalam mewujudkan akses pendidikan negeri gratis di semua tingkatan. "Iya, siang ini Pak Presiden akan mengadakan rapat terbatas, membahas bagaimana caranya pendidikan negeri dapat gratis, dari SD sampai perguruan tinggi negeri," ungkap Teddy dalam keterangannya.
Komitmen untuk Pendidikan yang Setara
Teddy juga menekankan bahwa rapat ini merupakan bagian dari komitmen Prabowo untuk memperluas akses pendidikan yang layak dan setara bagi seluruh anak di Indonesia. Setiap anak, tanpa memandang latar belakang keluarga, berhak mendapatkan pendidikan yang baik dan memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan mereka.
Menurut Teddy, bagi Prabowo, investasi terbesar sebuah bangsa terletak pada manusianya, dan salah satu cara untuk mencapainya adalah melalui pendidikan. Wacana mengenai pendidikan gratis dari SD hingga universitas ini muncul setelah Prabowo menyampaikan rencananya dalam pidato di Malam Puncak HUT PAN ke-28 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Jumat (18/9). "Saya akan mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan gratis," kata Prabowo.
Langkah Selanjutnya dalam Pendidikan
Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang konkret mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk merealisasikan pendidikan gratis di Indonesia. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan semua anak di Indonesia dapat menikmati pendidikan yang berkualitas tanpa adanya biaya yang membebani orang tua.