Fakta Politik

Prabowo Siapkan Rapat Terbatas untuk Bahas Pendidikan Gratis

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana untuk menggelar rapat terbatas guna membahas implementasi pendidikan gratis di seluruh jenjang pendidikan negeri. Pernyataan ini disampaikan dalam acara H...

A
Amara Rukmana
19 September 2026
36 pembaca
Prabowo di HUT PAN. Tangkapan layar Youtube @PANTV
Prabowo di HUT PAN. Tangkapan layar Youtube @PANTV

Presiden Prabowo Subianto berencana mengadakan rapat terbatas (ratas) untuk membahas mengenai kebijakan pendidikan negeri yang bebas biaya. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato pada Malam Puncak HUT PAN ke-28 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, pada Jumat (18/9).

Prabowo menegaskan, "Saya akan mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan gratis." Ia juga menyatakan bahwa semua jenjang pendidikan negeri, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga Universitas Negeri, harus bebas dari biaya.

Anggaran Pendidikan dari Uang yang Dikorrupsi

Selanjutnya, Prabowo menanggapi pertanyaan mengenai sumber anggaran untuk pendidikan gratis. Ia menyebutkan bahwa dana tersebut akan berasal dari uang negara yang telah dikorupsi. "Nanti nanti nanti akan ada yang bertanya darimana uangnya, uangnya yang dikorupsi, yang dicuri," ujarnya.

Tindakan Tegas terhadap Pelaku Karhutla

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk bertindak tegas terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Ia mengungkapkan bahwa Kapolri melaporkan adanya 95 korporasi yang terlibat dalam kasus karhutla di berbagai daerah, dan mengungkapkan rasa sedihnya karena masalah ini diperparah oleh tindakan manusia.

Prabowo menyatakan, "Kapolri melaporkan kepada saya ada 95 korporasi yg indikasinya mereka melanggar, ikut bertanggung jawab atas karhutla itu." Ia meminta Kapolri untuk tidak ragu dalam mengambil tindakan, serta mengumpulkan bukti dan melaporkan kepada dirinya. "Saya sudah kasih petunjuk, Kapolri usut terus. Jangan ragu-ragu. Begitu bukti kuat lapor ke saya," katanya.

Prabowo menantang para pelaku, menegaskan komitmennya terhadap UUD 45 Pasal 33 yang menyatakan bahwa bumi dan air adalah milik negara. "Sekian puluh tahun, laporan palsu. Dia kira dia bisa lebih hebat dari pemerintah NKRI. Ayo. Ayo. Adu kekuatan," ujarnya.

Artikel Terkait