Fakta Nasional

Proses Evakuasi Korban Ledakan di Perumahan Mewah Medan

Polisi mengungkapkan bahwa empat orang diduga terjebak akibat ledakan di perumahan elit Grand Polonia, Medan. Alat berat dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

P
Padma Dewi
21 July 2026
48 pembaca
Foto: Petugas mengoperasikan alat berat untuk membersihkan puing-puing rumah yang terdampak ledakan di Komplek Grand Polonia Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026). (ANTARA FOTO/Humas Brimob Polda Sumut)
Foto: Petugas mengoperasikan alat berat untuk membersihkan puing-puing rumah yang terdampak ledakan di Komplek Grand Polonia Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026). (ANTARA FOTO/Humas Brimob Polda Sumut)

Jakarta - Setelah terjadi ledakan di rumah mewah yang terletak di perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara, polisi melaporkan bahwa terdapat empat orang yang diduga terjebak di lokasi kejadian. Untuk mengevakuasi para korban, sejumlah alat berat telah diturunkan.

Menurut informasi yang diperoleh dari detikSumut pada Senin (20/7/2026), di lokasi ledakan terlihat beberapa alat berat seperti mobil crane dan ekskavator sedang beroperasi. Alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan puing-puing yang berserakan di jalan serta material yang menghalangi akses masuk ke rumah mewah berlantai tiga tersebut.

Personel Siaga di Lokasi

Di lokasi kejadian, tampak sejumlah personel Basarnas dan kepolisian yang telah bersiaga. Hingga malam hari, proses evakuasi masih berlangsung, dengan petugas dari Basarnas dan kepolisian tetap berada di tempat kejadian.

Informasi Terkait Korban

Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan bahwa terdapat enam orang yang diduga berada di dalam rumah bernomor 3B yang menjadi lokasi ledakan. Dari jumlah tersebut, dua orang telah berhasil dievakuasi. "Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit," ungkap Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak.

Proses penyelidikan terkait penyebab ledakan juga tengah dilakukan, dengan dugaan awal menyebutkan bahwa ledakan mungkin disebabkan oleh kebocoran pipa gas.

Artikel Terkait