Fakta Nasional

--- Trump Diteriaki Penonton Saat Hadiri Final Piala Dunia 2026 ---

--- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghadiri final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, di mana ia disoraki oleh penonton. Meskipun demikian, Trump tetap menikmati momen tersebut...

D
Dila Rakasiwi
20 July 2026
42 pembaca
Foto: Trump (REUTERS/Evan Vucci)
Foto: Trump (REUTERS/Evan Vucci)
---TITLEEXCERPT--- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghadiri final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, di mana ia disoraki oleh penonton. Meskipun demikian, Trump tetap menikmati momen tersebut. ---CONTENT---

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, hadir di Stadion MetLife, New Jersey, untuk menyaksikan final Piala Dunia 2026. Selama pertandingan, ia beberapa kali diteriaki dan dicemooh oleh penonton.

Menurut laporan AFP pada Senin (20/7/2026), Trump yang tiba dengan helikopter Marine One mendapatkan sambutan yang kurang hangat saat wajahnya muncul di layar besar stadion. Meskipun ada beberapa teriakan dan cemoohan yang ditujukan kepadanya, jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan yang diterimanya di acara olahraga lainnya baru-baru ini.

Reaksi Trump dan Momen Spesial

Walaupun mendapat cemoohan, Trump tampaknya tidak memperdulikan hal tersebut. Presiden berusia 80 tahun itu bahkan sempat memegang trofi emas sebelum pemenang diumumkan dan menepuknya saat trofi tersebut dibawa ke area VIP. Ia duduk di samping Gianni Infantino, Presiden FIFA, serta Ibu Negara Melania Trump. Saat lagu kebangsaan Amerika Serikat dinyanyikan, Trump berdiri dan memberi hormat.

Prediksi dan Kontroversi

Menjelang pertandingan, Trump menyatakan keyakinannya bahwa Lionel Messi akan memberikan keunggulan bagi Argentina. "Saya rasa sulit untuk bertaruh melawan Messi," ujarnya, sembari menambahkan bahwa Presiden Argentina, Javier Milei, yang tidak hadir karena takhayul, adalah "teman saya. Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa."

Selain itu, Trump juga sempat menjadi sorotan publik karena intervensinya terhadap kartu merah yang diterima oleh penyerang timnya, Folarin Balogun. Setelah intervensi tersebut, FIFA memutuskan untuk menangguhkan kartu merah Balogun. Meskipun demikian, timnya tetap mengalami kekalahan dari Belgia dengan skor 4-0 pada 7 Juli 2026.

Artikel Terkait