Tuesday, 05 May 2026
Fakta Hukum

VerifyVASP Akuisisi Sygna untuk Memperkuat Infrastruktur Kepatuhan Regulasi Global

VerifyVASP, penyedia solusi Travel Rule, mengumumkan akuisisi Sygna, yang akan memperkuat posisinya dalam kepatuhan regulasi bagi penyedia layanan aset virtual di pasar internasional.

N
Narayana Putra
30 April 2026 11 pembaca
VerifyVASP Akuisisi Sygna untuk Memperkuat Infrastruktur Kepatuhan Regulasi Global

Singapura, (ANTARA/PRNewswire) - VerifyVASP, penyedia solusi Travel Rule terkemuka, telah mengumumkan akuisisi Sygna, perusahaan asal Jepang yang juga menyediakan solusi serupa. Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi global VerifyVASP dan bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur kepatuhan regulasi utama bagi penyedia layanan aset virtual (Virtual Asset Service Provider/VASP) di berbagai pasar internasional.

Akuisisi ini menjadi momentum penting dalam perkembangan Travel Rule di pasar global. Dengan mengintegrasikan Sygna ke dalam jaringannya, VerifyVASP berupaya untuk mengkonsolidasikan pasar yang sebelumnya terfragmentasi menjadi jaringan kepatuhan regulasi yang lebih terpadu dan saling terhubung, sesuai dengan regulasi nasional, standar Financial Action Task Force (FATF), serta ketentuan perlindungan data global.

Verified Network milik VerifyVASP menjadi elemen kunci dalam strategi ini. Infrastruktur kepatuhan regulasi berskala global ini mendukung pertukaran data antar-VASP secara aman, cepat, dan terstandarisasi. Dengan bergabungnya Sygna, jaringan ini akan semakin luas dari segi skala, kedalaman, dan jangkauan geografis, yang pada gilirannya akan memperkuat konektivitas dan kepatuhan regulasi.

Anggota Sygna akan tetap beroperasi tanpa gangguan, dan secara bertahap akan terintegrasi dengan Verified Network sesuai dengan regulasi di masing-masing wilayah. Proses ini diharapkan dapat memperluas konektivitas lintas pasar serta meningkatkan interoperabilitas.

Di sisi lain, anggota VerifyVASP juga akan mendapatkan akses ke jaringan mitra yang lebih luas dan memiliki izin resmi, yang akan meningkatkan efisiensi, mengurangi hambatan dalam transaksi lintas negara, serta memperlancar proses kepatuhan regulasi.

Akuisisi ini semakin mengukuhkan posisi VerifyVASP sebagai penentu standar global dalam infrastruktur kepatuhan Travel Rule. Shih Yun Chia, CEO VerifyVASP, menyatakan bahwa akuisisi Sygna menegaskan komitmen mereka dalam membangun mekanisme kepatuhan regulasi Travel Rule yang berstandar global melalui jaringan yang lebih luas dan terarah. Hal ini juga sejalan dengan langkah FATF dan lembaga keuangan global yang memperketat penegakan aturan.

Michael Ou, Founder & CEO Sygna, menambahkan bahwa Sygna menyediakan infrastruktur kepatuhan regulasi yang tepercaya bagi industri aset virtual, yang dikenal dengan regulasi yang ketat. Ia menyatakan kebanggaannya atas capaian tim di Jepang dan menyambut baik kolaborasi dengan VerifyVASP, yang siap mendukung VASP dengan mekanisme kepatuhan regulasi Travel Rule yang aman, efisien, dan berskala global.

Seiring dengan dinamika regulasi, VerifyVASP terus berupaya membangun ekosistem kepatuhan regulasi berskala global dan saling terhubung untuk mendukung VASP, lembaga keuangan, dan regulator dalam menciptakan pasar aset digital yang aman, transparan, dan tepercaya.

Tentang VerifyVASP Pte. Ltd., anak usaha Upbit Global Pte. Ltd., adalah penyedia solusi Travel Rule terkemuka yang menawarkan infrastruktur kepatuhan regulasi yang aman dan skalabel bagi VASP di seluruh dunia. Layanan VerifyVASP mencakup berbagai solusi kepatuhan regulasi, termasuk due diligence, protokol pesan yang interoperable, analisis risiko on-chain, serta konsultasi mengenai Travel Rule dan perlindungan data.

Sygna Inc. merupakan pelopor solusi Travel Rule yang mengembangkan infrastruktur kepatuhan regulasi untuk industri aset digital. Dengan jangkauan yang kuat di Jepang, Sygna telah menjalin konektivitas dengan berbagai VASP terkemuka di pasar yang memiliki regulasi paling ketat di dunia, sekaligus menjadi pintu masuk strategis ke ekosistem aset digital Jepang.

Tidak ada tag untuk artikel ini

// Artikel Terkait