Fakta Ekonomi

Waskita Karya Lepas Saham Cucu Usaha di Bidang Energi

PT Waskita Karya telah menjual saham cucu usahanya, PT Waskita Wado Energi, kepada PT EDT, yang kini menjadi pemegang saham pengendali setelah transaksi modal dilakukan.

F
Fidzu Ardaf
09 October 2026
26 pembaca
Gambar Ilustrasi Logo Waskita Karya. [Suara.com/Alfian Winanto]
Gambar Ilustrasi Logo Waskita Karya. [Suara.com/Alfian Winanto]

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah melakukan penjualan saham dari cucu usahanya, PT Waskita Wado Energi (WWE), kepada PT EDT. Dengan langkah ini, PT EDT resmi menjadi pemegang saham mayoritas setelah menyelesaikan transaksi tunai dan peningkatan modal perusahaan.

Detail Transaksi Saham

Menurut Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Steven Subiantoro, saham WWE sebelumnya dipegang oleh anak usaha perseroan, yaitu PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI), yang memiliki 99,97 persen dari total saham WWE. Sementara itu, sisanya sebesar 0,03 persen dimiliki oleh Koperasi Waskita. Steven menyampaikan, "PT EDT merupakan perusahaan yang berminat atas penawaran WWE sebanyak 14.111 lembar saham atau senilai Rp14.111.000.000 dengan pembayaran secara tunai," berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Jumat (9/10/2026).

Setelah itu, WKI dan Koperasi Waskita sepakat untuk meningkatkan modal yang ditempatkan dan disetor WWE dari 14.110 lembar saham senilai Rp14,11 miliar menjadi 28.221 lembar saham dengan nilai Rp28,221 miliar. Peningkatan modal ini dilakukan dengan menerbitkan 14.111 saham baru yang seluruhnya akan diambil oleh PT EDT. Selain itu, PT EDT juga akan membeli satu saham milik Koperasi Waskita seharga Rp1 juta.

Perubahan Komposisi Kepemilikan

Setelah transaksi selesai, komposisi kepemilikan WWE akan mengalami perubahan. PT EDT akan memiliki 14.112 saham, sedangkan WKI akan memegang 14.109 saham. Dengan komposisi baru ini, PT EDT akan menjadi pemegang saham mayoritas dan mengambil alih pengendalian WWE dari WKI.

Transaksi ini tidak hanya mengubah struktur kepemilikan, tetapi juga meningkatkan modal dasar WWE. Modal dasar perusahaan yang sebelumnya sebesar Rp56,44 miliar, yang terdiri dari 56.440 lembar saham, akan meningkat menjadi Rp100 miliar dengan total 100.000 lembar saham. Modal yang ditempatkan dan disetor juga akan meningkat menjadi Rp28,221 miliar melalui penerbitan saham baru yang diambil sepenuhnya oleh PT EDT.

Waskita Karya mengharapkan bahwa perubahan pengendalian atas WWE ini akan memberikan dampak positif dan meningkatkan nilai bagi perusahaan serta anak usahanya.

Berdasarkan informasi di situs resmi, WWE merupakan operator Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 50 MW yang berlokasi di Wado, Sumedang, Jawa Barat.

suara.com Sumber: suara.com

Artikel Terkait