Fakta Kesehatan

Dermaesthetics Academy: Solusi Pendidikan Estetika untuk Dokter Umum

Dermaesthetics Academy menyediakan program pendidikan estetika bagi dokter umum untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinis mereka. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengembang...

P
Padma Dewi
30 October 2026
3 pembaca
Direktur Dermaesthetics Academy, dr. Stiven Eli, mendampingi sesi praktik langsung peserta pelatihan estetika medis di kawasan Bekasi Central Business District (BCBD). (Istimewa)
Direktur Dermaesthetics Academy, dr. Stiven Eli, mendampingi sesi praktik langsung peserta pelatihan estetika medis di kawasan Bekasi Central Business District (BCBD). (Istimewa)

Dermaesthetics Academy meluncurkan program pendidikan estetika yang ditujukan bagi dokter umum, bertujuan untuk memperluas pengetahuan serta keterampilan klinis mereka. Langkah ini diambil untuk membantu dokter memahami dasar-dasar keilmuan, menguasai keterampilan klinis, dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam perawatan medis.

Dalam menjawab kebutuhan tersebut, Dermaesthetics Academy menyusun program pendidikan estetika yang terstruktur, yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman dokter melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik. Dr. Stiven Eli, Direktur Dermaesthetics Academy, menyatakan bahwa pentingnya pengembangan kompetensi semakin meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri estetika medis di Indonesia. Bagi dokter umum yang ingin mengembangkan karier di bidang ini, pendidikan estetika menjadi langkah strategis untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan klinis secara sistematis.

Program Intensif untuk Meningkatkan Keterampilan

“Dokter umum yang ingin mendalami bidang estetika perlu memiliki fondasi keilmuan yang kuat sebelum mempelajari penerapan berbagai prosedur. Kami menghadirkan program yang membantu dokter memahami dasar biologis, pertimbangan klinis, dan teknik tindakan secara menyeluruh. Pemahaman itu menjadi bekal agar pengembangan kompetensi berlangsung terarah,” ungkap dr. Stiven.

Akademi ini resmi dibuka pada 21 September 2026 di Bekasi Central Business District (BCBD) dan menawarkan program intensif selama tiga bulan atau long course. Program tersebut dirancang untuk membangun pemahaman biologis dan insting klinis peserta melalui rangkaian pembelajaran yang meliputi teori, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi klinis. Kurikulumnya terdiri dari 41 modul yang mencakup teori dasar, prosedur klinis, aspek hukum, hingga nutrisi, yang membantu peserta memahami berbagai aspek terkait pelayanan estetika, mulai dari asesmen pasien hingga perencanaan perawatan yang mempertimbangkan karakteristik wajah individu.

Peluang dan Tantangan di Industri Estetika Medis

Bagi dokter umum, pendekatan ini memberikan kesempatan untuk mempelajari estetika melalui struktur pendidikan yang mencakup aspek ilmiah dan penerapan klinis. Pemahaman tersebut sangat penting karena setiap pasien memiliki kondisi biologis dan karakteristik yang berbeda, sehingga pemilihan prosedur memerlukan penilaian yang tepat. Menurut Asian Insiders, pasar estetika medis Indonesia diperkirakan akan tumbuh setidaknya 10 persen setiap tahun dalam beberapa tahun ke depan, membuka peluang bagi dokter untuk memperluas kompetensi dan meningkatkan kebutuhan akan tenaga medis yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, pendidikan estetika harus dirancang secara menyeluruh. Dermaesthetics Academy mengintegrasikan praktik langsung, demonstrasi, dan diskusi klinis untuk melengkapi pembelajaran teori. Pendekatan ini memungkinkan peserta untuk menghubungkan pemahaman ilmiah dengan penerapan teknik dalam konteks praktik medis. “Program pendidikan perlu membantu dokter memahami alasan di balik suatu tindakan, termasuk bagaimana kondisi pasien memengaruhi perencanaan perawatan. Karena itu, kami memadukan teori, demonstrasi, latihan praktik, dan diskusi klinis. Harapannya, peserta mengasah kemampuan analitis sekaligus keterampilan teknis,” jelas dr. Stiven.

Akademi ini juga menggabungkan pengetahuan, keahlian, teknologi, dan pengalaman praktik dalam satu ekosistem pembelajaran. Filosofi ini menekankan pentingnya memahami prinsip ilmiah di balik perkembangan teknologi estetika, sehingga dokter dapat mempertimbangkan penerapannya berdasarkan kebutuhan klinis. Melalui program intensif dan kurikulum terstruktur, Dermaesthetics Academy membuka peluang bagi dokter umum yang ingin mendalami estetika medis sebagai bagian dari pengembangan profesional. Bagi dokter yang mempertimbangkan jalur ini, pemilihan pendidikan dengan fondasi teori yang kuat dan latihan praktik terarah menjadi aspek penting dalam merencanakan peningkatan kompetensi.

Artikel Terkait