Fakta Pendidikan

Enam Ilmuwan IPB University Masuk Dalam Daftar Peneliti Teratas Dunia

Sebanyak enam akademisi dari IPB University berhasil masuk dalam daftar World's Top 2% Scientists 2026, yang merupakan hasil kolaborasi antara Stanford University dan penerbit ilmiah Elsevier.

A
Amara Rukmana
17 October 2026
16 pembaca
World Top 2% Scientist dari IPB University. Foto: IPB University
World Top 2% Scientist dari IPB University. Foto: IPB University

Jakarta - Enam ilmuwan dari IPB University telah berhasil mencatatkan namanya dalam daftar World's Top 2% Scientists 2026. Daftar ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Stanford University bekerja sama dengan penerbit ilmiah Elsevier. Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini, yang menunjukkan adanya pengakuan global terhadap kontribusi ilmiah dari para akademisi.

“Pengakuan ini menjadi pengingat bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak berhenti di ruang kelas atau laboratorium. Pengetahuan yang dihasilkan para akademisi perlu terus dikembangkan, dipublikasikan, dan menjadi bagian dari percakapan ilmiah global,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari laman resmi IPB University pada Sabtu (17/10/2026).

Nama-Nama Akademisi yang Masuk Daftar

Siapa saja akademisi dari IPB University yang berhasil masuk dalam daftar tersebut? Berikut adalah nama-nama ilmuwan yang terdaftar dalam kategori Top 2% Scientist Dunia 2026:

  1. Prof Dr Ir Daniel Murdiyarso (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/FMIPA).
  2. Prof Dr Anuraga Jayanegara (Fakultas Peternakan).
  3. Prof Dr Farah Fahma (Fakultas Teknik dan Teknologi).
  4. Prof Dr Julie Ekasari (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan).
  5. Prof Dr Irmanida Batubara (FMIPA).
  6. Prof Dr Mohamad Rafi (FMIPA).

Selain itu, dua akademisi dari daftar tersebut juga termasuk dalam kategori Career-Long, yaitu:

  1. Prof Dr Ir Daniel Murdiyarso (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/FMIPA).
  2. Prof Dr Anuraga Jayanegara (Fakultas Peternakan).

Harapan untuk Kontribusi yang Lebih Luas

Dengan pencapaian ini, Rektor IPB berharap agar kontribusi para ilmuwan tidak hanya terbatas pada ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “IPB University akan terus mendorong dosen dan peneliti untuk memperkuat kualitas riset, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan temuan yang relevan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat,” tuturnya.

Tentang World's Top 2% Scientist 2026, ini adalah pangkalan data publik yang bergengsi yang mencakup daftar peneliti paling berpengaruh di dunia. Pemeringkatan ilmiah ini dilakukan oleh Stanford University dan diterbitkan secara resmi oleh Elsevier. Daftar ini diinisiasi oleh Prof John P A Ioannidis dan menggunakan metrik sitasi terstandarisasi untuk menghindari bias dalam penilaian.

Para ilmuwan dikelompokkan ke dalam 22 bidang ilmu utama dan 174 sub-bidang riset spesifik, dengan peneliti yang terpilih merupakan mereka yang berada di peringkat 2% teratas di sub-bidangnya masing-masing. Laporan resmi ini menyajikan dua kategori evaluasi independen, yaitu dampak sitasi sepanjang karier dan dampak kinerja sitasi dalam satu tahun terakhir. Pemeringkatan yang transparan ini diakui secara global sebagai rujukan objektif dalam mengukur kontribusi publikasi ilmiah.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait