Fakta Pendidikan

Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Keturunan Indonesia dengan Jejak Pendidikan Mengagumkan

Alvin Tedjo terpilih sebagai wali kota Mississauga, Kanada, pada 26 Oktober 2026, mengalahkan dua pesaingnya yang merupakan wali kota petahana dan mantan wali kota. Tedjo, yang merupakan keturunan Ind...

W
Wira Yudha
27 October 2026
8 pembaca
Caption: Alvin Tedjo bersama diaspora Indonesia di Kanada pada 2024 lalu. Foto: IG Alvin Tedjo
Caption: Alvin Tedjo bersama diaspora Indonesia di Kanada pada 2024 lalu. Foto: IG Alvin Tedjo

Alvin Tedjo menjadi sorotan publik setelah terpilih sebagai wali kota Mississauga, Kanada, dalam pemilihan yang berlangsung pada 26 Oktober 2026. Politikus keturunan Indonesia-Tionghoa ini berhasil mengalahkan wali kota petahana Carolyn Parrish serta mantan wali kota Bonnie Crombie. Tedjo bukanlah orang baru bagi warga Mississauga, karena ia telah tinggal di kota tersebut sejak berusia empat tahun, setelah orang tuanya berimigrasi ke Kanada. Kini, kota yang menjadi tempatnya tumbuh besar itu akan dipimpinnya.

Pendidikan yang Menginspirasi

Bakat kepemimpinan Tedjo sudah terlihat sejak masa sekolah menengah. Ia pernah menjabat sebagai ketua OSIS dan menjadi anggota komite penasihat pemuda wali kota. Dalam salah satu kesempatan, Tedjo bertemu dengan Hazel McCallion, wali kota Mississauga yang terkenal, yang mendorongnya untuk terlibat dalam dunia politik. "Masuklah ke dunia politik, anak muda," ungkap McCallion kepada Tedjo.

Perjalanan pendidikan tinggi Tedjo dimulai di Bader International Study Centre, yang terhubung dengan Queen's University di Kanada. Berdasarkan informasi yang terdapat dalam profil pribadinya, pada tahun 2002-2003, ia mengikuti program International Studies Certificate in Liberal Arts di Herstmonceux, East Sussex, Inggris. Ia kemudian melanjutkan studi sarjana di Queen's University, Kingston, Ontario, Kanada, dengan mengambil program Bachelor of Arts di bidang politik dari 2003 hingga 2007. Pendidikan ini menjadi dasar pemahamannya mengenai dinamika politik, pemerintahan, dan kebijakan publik.

Setelah menyelesaikan studi sarjana, Tedjo melanjutkan pendidikannya di Harvard Extension School di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Pada periode 2015-2017, ia mengikuti program Professional Graduate Certificate in Learning Design & Technology, dan kemudian meraih gelar Master of Liberal Arts (ALM) in Digital Media Design pada 2017-2020.

Dari Pendidikan Menuju Karier Politik

Sebelum terjun ke dunia politik, Tedjo membangun karier di bidang kebijakan pendidikan dan hubungan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai penasihat senior kebijakan di Kementerian Pendidikan Tinggi dan Universitas Ontario, serta bekerja di Sheridan College sebelum menjadi direktur strategi dan komunikasi di Toronto Metropolitan University. Pengalaman di berbagai institusi pendidikan tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang kebijakan publik, komunikasi, dan manajemen organisasi.

Karier politik Tedjo dimulai dengan beberapa kontestasi. Pada tahun 2018, ia mencalonkan diri sebagai kandidat Partai Liberal Ontario untuk daerah pemilihan Oakville North-Burlington dalam pemilihan legislatif provinsi, namun tidak berhasil mendapatkan kursi. Pada tahun 2020, ia kembali mencalonkan diri dalam pemilihan kepemimpinan Partai Liberal Ontario, tetapi hanya memperoleh sebagian kecil suara. Kesempatan berikutnya datang pada tahun 2022 ketika Tedjo terpilih sebagai anggota Dewan Kota Mississauga untuk Ward 2. Ia kemudian mencalonkan diri sebagai wali kota dalam pemilihan sela pada tahun 2024, tetapi menempati posisi kedua di bawah Carolyn Parrish.

Pada pemilihan wali kota Mississauga 2026, Tedjo berhasil mengalahkan dua pesaing utamanya, yaitu Carolyn Parrish dan Bonnie Crombie. Hasil awal yang dilaporkan oleh media Kanada menunjukkan bahwa Tedjo unggul dalam perolehan suara. Kemenangan ini menjadi momen penting dalam perjalanan politiknya, setelah sebelumnya gagal dalam pemilihan wali kota pada tahun 2024. Tedjo menyampaikan rasa terima kasih kepada Parrish dan Crombie yang telah mendedikasikan hidupnya untuk memimpin kota tersebut. "Sepanjang kampanye ini, kami telah mengemukakan visi komprehensif tentang bagaimana kami akan melakukan berbagai hal secara berbeda dan memberikan perubahan nyata dan bermakna yang akan berdampak positif pada kehidupan masyarakat. Sekarang, kita akan memulai pekerjaan sulit untuk mewujudkan rencana kita," ujar Tedjo.

Parrish dan Crombie menilai Tedjo sebagai anggota dewan yang sangat baik, dan pengalaman yang dimilikinya dianggap penting untuk memimpin kota tersebut. Selama kampanye, Tedjo fokus pada isu-isu seperti keamanan komunitas, biaya hidup, perumahan, dan kemacetan, serta vokal menentang pembangunan pusat data baru di Mississauga.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait