Fakta Pendidikan

Metranet dan Jayantara Tingkatkan Penggunaan Teknologi Digital dalam Pendidikan

PT Metra-Net bekerja sama dengan PT Jalin Mayantara Indonesia untuk memperluas penerapan teknologi digital di sektor pendidikan melalui lima solusi digital yang mendukung berbagai kebutuhan lembaga pe...

A
Amara Rukmana
27 October 2026
10 pembaca
Metranet & Jayantara Perluas Pemanfaatan Teknologi Digital di Sektor Pendidikan
Metranet & Jayantara Perluas Pemanfaatan Teknologi Digital di Sektor Pendidikan

PT Metra-Net (Metranet), yang merupakan anak perusahaan dari Telkom Group, telah menjalin kemitraan dengan PT Jalin Mayantara Indonesia (Jayantara) untuk memperluas penggunaan teknologi digital di bidang pendidikan. Kerja sama ini mencakup lima solusi digital yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan lembaga pendidikan, mulai dari penerimaan peserta didik baru hingga pengelolaan administrasi sekolah dan pembelajaran berbasis digital.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf dan Direktur Jayantara Rakhmat Farunuddin berlangsung pada 7 Oktober 2026. "Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan teknologi digital di sektor pendidikan," ungkap Faisal Yusuf pada Senin (26/10). Ia menambahkan bahwa penggabungan kemampuan serta portofolio teknologi dari kedua perusahaan diharapkan dapat membantu lembaga pendidikan dalam mengelola operasional mereka dengan lebih terintegrasi.

Solusi Digital untuk Pendidikan

Faisal Yusuf juga menyatakan, "Sinergi bersama Jayantara memungkinkan kami membawa solusi digital yang lebih komprehensif, efisien, dan mudah diakses oleh berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Kami yakin portofolio ini dapat menjawab tantangan digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan." Dalam kolaborasi ini, Metranet dan Jayantara mengintegrasikan lima solusi digital yang ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan lembaga pendidikan.

Kelima solusi tersebut mencakup SPMB Online, yang merupakan sistem penerimaan mahasiswa dan peserta didik baru secara daring, serta Program + ASIQ yang menyediakan layanan pendukung operasional sekolah dan sistem informasi manajemen terpadu. Selain itu, terdapat Masook Pendidikan, sebuah platform presensi dan pengelolaan kehadiran berbasis biometrik, serta SIMDIO yang merupakan sistem informasi manajemen untuk sekolah dan lembaga pendidikan. Solusi kelima adalah LMSDIO, sebuah sistem manajemen pembelajaran (LMS) yang dirancang untuk mendukung kegiatan pembelajaran secara digital.

Meningkatkan Efisiensi Operasional

Dengan kelima solusi ini, kedua perusahaan berupaya menghubungkan berbagai proses dalam ekosistem pendidikan, mulai dari penerimaan peserta didik, pengelolaan data dan administrasi, pencatatan kehadiran, hingga pelaksanaan pembelajaran. Integrasi layanan ini diharapkan dapat membantu institusi pendidikan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan menyesuaikan penggunaan teknologi dengan kebutuhan masing-masing lembaga.

Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang bagi Metranet dan Jayantara untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui pengembangan dan pemasaran solusi digital. Bagi Metranet, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis sebagai penyedia solusi teknologi informasi untuk segmen business to business (B2B), khususnya yang berbasis big data dan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan berharap kerja sama dengan Jayantara dapat mempercepat digitalisasi layanan pendidikan di Indonesia.

jpnn.com Sumber: jpnn.com

Artikel Terkait