Jakarta - Terjadi sejumlah insiden ledakan gas LPG di berbagai lokasi selama tahun 2026. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana tabung LPG berisiko meledak. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa tabung gas jarang menjadi sumber ledakan. Sebagian besar ledakan terjadi ketika gas LPG bercampur dengan udara dan terpicu oleh sumber api.
Gas LPG, atau liquefied petroleum gas, merupakan hasil dari pengolahan gas alam dan penyulingan minyak bumi, yang disimpan dalam bentuk cair dalam tabung bertekanan dan akan menguap menjadi gas saat digunakan. Drs R Djarot Sugiarso KS MS, seorang dosen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menjelaskan bahwa tabung LPG komersial biasanya mengandung propana dan butana sebagai komponen utama. Kedua zat ini memiliki sifat mudah terbakar ketika berinteraksi dengan oksigen di udara. "Pembakaran cepat ini meningkatkan tekanan hingga menimbulkan ledakan," ujarnya.
Penyebab Utama Ledakan: Kebocoran Gas
BPBD DIY mengungkapkan bahwa kebanyakan ledakan yang melibatkan LPG disebabkan oleh kebocoran gas, bukan dari tabung itu sendiri. Gas LPG memiliki massa jenis yang lebih berat dibandingkan udara, sehingga cenderung mengendap di bagian bawah ruangan, seperti di lantai atau sudut-sudut yang memiliki sirkulasi udara terbatas. Kebocoran yang terus-menerus dapat meningkatkan konsentrasi gas hingga mencapai tingkat yang mudah terbakar, dan berpotensi menimbulkan ledakan saat bersentuhan dengan sumber api, seperti percikan dari saklar, kompor, atau korek api.
Cara Mendeteksi dan Mencegah Kebocoran LPG
Djarot menambahkan bahwa masyarakat dapat mendeteksi kebocoran LPG melalui bau yang menyengat. Meskipun LPG sendiri tidak berbau, produsen menambahkan zat kimia bernama etil merkaptan untuk memudahkan identifikasi kebocoran. "Apabila terjadi kebocoran, segera lepas regulator tabung, buka semua pintu dan jendela, dan bawa tabung ke area terbuka," sarannya.
Untuk mencegah kebocoran, masyarakat disarankan untuk menyimpan tabung LPG di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari sumber listrik atau api. Tabung gas juga harus diletakkan dalam posisi tegak di atas permukaan yang datar agar tidak mudah terguling. Selain itu, pemeriksaan rutin terhadap kondisi tabung, selang, dan regulator sangat penting. Masyarakat dapat menggunakan air sabun untuk memeriksa kebocoran; jika muncul gelembung, itu menandakan adanya kebocoran.