Fakta Ekonomi

IHSG Tertekan di Zona Merah, Dampak dari Situasi Domestik atau Ketegangan Global?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan pagi hari Senin, 18 Mei 2026, dengan tekanan jual yang mendominasi pasar. Penurunan ini mencerminkan kondisi pasar ya...

N
Narayana Putra
18 May 2026
24 pembaca
IHSG Tertekan di Zona Merah, Dampak dari Situasi Domestik atau Ketegangan Global?
Foto: Republika/Thoudy Badai

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang tajam pada sesi perdagangan pagi hari Senin, 18 Mei 2026. Pada pukul 11.43 WIB, IHSG tercatat turun 249,605 poin atau setara dengan 3,71 persen, mencapai level 6.473,714.

IHSG dibuka pada level 6.628,976 dan sempat mencapai titik tertinggi harian di 6.631,282. Namun, tekanan jual yang terus berlanjut menyebabkan indeks menyentuh level terendah di 6.398,786. Grafik intraday menunjukkan bahwa pelemahan ini sudah terjadi sejak awal sesi perdagangan.

Volume Transaksi dan Aktivitas Perdagangan

Aktivitas perdagangan terlihat cukup ramai dengan volume transaksi yang mencapai 20,727 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,532 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,66 juta kali transaksi. Dalam kondisi ini, mayoritas saham berada di zona merah, di mana 689 saham mengalami penurunan, sementara hanya 73 saham yang mengalami kenaikan dan 55 saham stagnan. Hal ini mencerminkan adanya tekanan jual yang meluas di pasar saham domestik.

Kondisi Kapitalisasi Pasar

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp11.368,497 triliun. Pergerakan IHSG dalam sepekan terakhir hingga Senin pagi menunjukkan tren penurunan yang berkelanjutan.

Artikel Terkait