Presiden Joko Widodo, yang menjabat sebagai presiden ke-7 Republik Indonesia, akan memulai kunjungan safari politik ke Lampung pada akhir bulan Juni 2026. Kegiatan ini diorganisir oleh Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua Umum BRN, Relly Reagen, menyatakan bahwa semua izin yang diperlukan untuk kegiatan tersebut telah diselesaikan.
“Persiapan sudah matang, izin-izin lokasi sudah siap. Sudah 80 persen lah,” ungkap Relly setelah bertemu dengan Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada hari Senin, 15 Juni.
Rencana Kunjungan Jokowi
Relly menjelaskan bahwa Jokowi direncanakan tiba di Lampung pada tanggal 26 Juni 2026. Selama kunjungannya, ia akan mengunjungi beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Lampung hingga 28 Juni 2026. “Ke Bandar Lampung, Lampung Tengah, sesudah itu Lampung Timur dan Pring Sewu,” jelasnya.
Interaksi dengan Masyarakat
Selama tiga hari di Lampung, Relly menyatakan bahwa Jokowi akan bertemu dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku UMKM, pengurus pondok pesantren, anak-anak muda, petani, dan lainnya. Ia mengklaim bahwa banyak warga Lampung yang merasakan dampak positif dari pembangunan yang dilakukan selama masa kepresidenan Jokowi.
“Jadi undangan itu dari masyarakat ya, dari tokoh masyarakat. Kita hanya menyampaikan ke Bapak,” tambahnya, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bertemu langsung dengan Jokowi meskipun ia sudah tidak menjabat sebagai presiden.