PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan perjalanan jarak jauh dengan melakukan modernisasi pada Kereta Makan eksekutif (M1). Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 17 unit kereta makan telah selesai diperbarui dan siap beroperasi, sementara 10 unit lainnya sedang dalam proses peningkatan di Balai Yasa Tegal.
Komitmen KAI untuk Kenyamanan Pelanggan
Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan bahwa modernisasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menyediakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan berkesan. Ia menekankan bahwa layanan kereta api saat ini tidak hanya diukur dari ketepatan waktu, tetapi juga dari kualitas fasilitas yang dinikmati oleh pelanggan selama perjalanan. "Kereta Makan M1 memiliki fungsi penting dalam perjalanan jarak jauh. Di ruang ini, pelanggan dapat menikmati makanan dan minuman, beristirahat sejenak, serta merasakan suasana perjalanan yang lebih hangat. Karena itu, peningkatan kualitas M1 juga menjadi perhatian KAI," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan data yang ada, Balai Yasa Tegal telah menyelesaikan modernisasi 17 unit Kereta Makan M1 dalam dua tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, empat unit selesai pada tahun 2024 dan 13 unit lainnya pada tahun 2025. Seluruh kereta yang telah diperbarui kini beroperasi untuk mendukung layanan perjalanan kereta api jarak jauh.
Peningkatan Layanan Berkelanjutan
Di tahun 2026, Balai Yasa Tegal melanjutkan pengerjaan untuk 10 unit Kereta Makan M1. Proses ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek seperti rangka dasar, bogie, sistem pengereman, instalasi kelistrikan, penataan interior, peningkatan fasilitas bagi pelanggan, serta pengujian keselamatan sebelum kereta kembali dioperasikan. Anne juga menjelaskan bahwa peningkatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada kenyamanan pelanggan. Tata ruang kereta makan dirancang lebih fungsional dengan pencahayaan yang lebih baik dan susunan tempat duduk yang lebih nyaman, sehingga pelanggan dapat menikmati makanan dan minuman dengan lebih leluasa selama perjalanan.
"Dari 17 unit yang telah selesai dan beroperasi, pelanggan sudah dapat merasakan langsung hasil penguatan sarana yang dilakukan Balai Yasa Tegal. Sementara itu, 10 unit yang diproses pada tahun 2026 menjadi bagian dari kesinambungan peningkatan layanan KAI," tambahnya.
Modernisasi Kereta Makan M1 juga mulai diterapkan pada KA Sindang Marga dengan relasi Kertapati–Lubuklinggau pulang pergi di Divisi Regional III Palembang. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman pelanggan dalam menikmati layanan makanan dan minuman selama perjalanan kereta api di Sumatra Selatan. Menurut Anne, kereta makan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati hidangan, tetapi juga sebagai ruang bagi pelanggan untuk beristirahat, berbincang, dan menikmati pemandangan selama perjalanan. Pengalaman ini menjadi salah satu nilai tambah yang membedakan perjalanan kereta api dari moda transportasi lainnya.
Selain meningkatkan kenyamanan pelanggan, pembaruan Kereta Makan M1 juga mendukung layanan KAI Services dalam menyajikan makanan dan minuman dengan standar pelayanan yang lebih baik. Seluruh proses modernisasi dilakukan dengan pengawasan berlapis untuk memastikan setiap sarana memenuhi aspek keselamatan, keandalan, dan kenyamanan sebelum kembali melayani masyarakat. "KAI mengapresiasi Insan Balai Yasa Tegal yang terus menjaga kualitas sarana melalui keahlian dan ketelitian dalam bekerja. Peningkatan Kereta Makan M1 ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan semakin berkesan bagi pelanggan," tutup Anne.