Fakta Ekonomi

Astra Financial dan OJK Gelar Pelatihan Literasi Keuangan untuk 1.000 Peserta

Astra Financial bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melatih 1.000 peserta dalam program literasi keuangan di Yogyakarta. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat me...

N
Narayana Putra
13 September 2026
3 pembaca
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Di Yogyakarta, Astra Financial bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan pelatihan untuk 1.000 peserta yang berfungsi sebagai penggerak literasi keuangan melalui program Training of Trainers (ToT) OJK Peduli. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi keuangan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap pinjaman dan investasi ilegal, serta judi daring yang masih menjadi ancaman.

Pelatihan berlangsung di Ballroom Hotel UNY pada hari Sabtu, 12 September 2026, dan juga mencakup seminar Gerakan Cakap Keuangan. Dalam acara ini, hadir berbagai narasumber dari OJK, praktisi keuangan, dan eksekutif dari Astra Financial.

Komitmen Meningkatkan Literasi Keuangan

Hugeng Gozali, Presiden Direktur Konglomerasi Keuangan Astra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi keuangan di Indonesia. “Acara ini adalah wujud komitmen dalam mendukung penguatan literasi keuangan di Indonesia. Kami bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk tujuan tersebut,” ungkapnya.

Sebanyak 1.000 peserta tersebut dikukuhkan sebagai Duta OJK Peduli yang akan berperan sebagai penggerak literasi keuangan di masyarakat. Peserta terdiri dari karyawan, mahasiswa, penggerak desa, dan fasilitator Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Statistik Literasi dan Inklusi Keuangan

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, M. Ismail Riyadi, menyampaikan bahwa tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai 93 persen, sementara tingkat literasi keuangan baru mencapai 69,57 persen. “Gap yang cukup lebar antara inklusi keuangan lebih dari 20 persen adalah tantangan. Artinya literasi keuangan harus ditingkatkan, tidak hanya paham tetapi juga tahu, diikuti perubahan sikap dan perilaku,” jelasnya.

Ismail juga mengapresiasi upaya Astra Financial dalam meningkatkan literasi keuangan melalui pelatihan yang menjangkau lebih banyak masyarakat. “OJK dan Astra bisa saling mengisi di berbagai kota lain di mana perusahaan keuangan dalam naungan Astra Finansial dapat terlibat, demikian juga Kantor OJK di berbagai daerah,” tambahnya.

Program OJK Peduli adalah inisiatif untuk mendidik individu yang telah mendapatkan edukasi keuangan agar dapat menyebarluaskan informasi keuangan kepada masyarakat di sekitar mereka. Kegiatan ini juga diisi dengan panel diskusi yang membahas kewaspadaan terhadap pinjaman ilegal, investasi ilegal, dan judi daring yang masih marak.

Selama periode 2025 hingga pertengahan 2026, program literasi keuangan dan pembinaan UMKM yang dilaksanakan oleh Astra Financial telah menjangkau sekitar 390 kabupaten dan kota dengan lebih dari 60.000 penerima manfaat. Program edukasi bagi pelajar dan tenaga pengajar juga telah menjangkau 38 provinsi di Indonesia.

Beberapa unit bisnis Astra Financial terlibat dalam program ini, seperti KLiK Astra Financial untuk pemberdayaan guru dan pelajar, LENTERA Asuransi Astra untuk kelompok dengan pemahaman finansial di bawah rata-rata, MENYALA FIFGROUP untuk pelajar dan guru, EDUCLASS ACC untuk pelajar dan pelaku UMKM, serta Solopreneur Academy Bank Saqu untuk pelatihan pengelolaan keuangan.

Selain edukasi, Astra Financial juga menyalurkan dana bergulir sebagai modal usaha kepada lebih dari 500 pelaku UMKM. Pengukuhan 1.000 Duta OJK Peduli menandakan kesiapan mereka untuk menjalankan peran sebagai penggerak literasi keuangan di komunitas masing-masing, diharapkan dapat membantu menyebarluaskan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.

Artikel Terkait