Fakta Pendidikan

Kesempatan Guru Honorer untuk Ikut Seleksi CPNS 2027: Apa Syaratnya?

Guru non-ASN atau honorer dapat berpartisipasi dalam seleksi CPNS 2027, namun tidak semua memenuhi syarat. Kementerian Pendidikan sedang merumuskan kebijakan terkait status mereka.

A
Amara Rukmana
25 October 2026
19 pembaca
Ilustrasi guru. Foto: Istimewa
Ilustrasi guru. Foto: Istimewa

Jakarta - Dalam seleksi pengadaan CPNS untuk guru di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), guru non-ASN atau honorer juga diperbolehkan untuk ikut serta. Terdapat mekanisme seleksi yang akan diterapkan.

Nunuk Suryani, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, menjelaskan bahwa keberhasilan dalam mengerjakan tes dan kepemilikan sertifikat pendidik menjadi faktor penting untuk lolos seleksi. "Ada formasi di tahun 2027 itu pasti. Hanya jumlahnya apakah bisa mengakomodasi semua honorer, itu belum tentu. Karena untuk formasi 2027 itu semua untuk CPNS. Yang untuk CPNS itu ada mekanisme seleksi yang pasti. Jika teman-teman guru itu bisa mengerjakan dengan baik dan memiliki sertifikat pendidik, itu kan kunci," tuturnya.

Persyaratan untuk Guru Non-ASN

Nunuk juga mengungkapkan bahwa tidak semua guru non-ASN dapat memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS. Oleh karena itu, pihaknya sedang mengusulkan adanya dua skema, yaitu PPPK dan PNS. "Kami juga punya data, tidak semua guru non-ASN itu bisa memenuhi syarat untuk ikut seleksi PNS. Tapi apakah nanti ada dua skema, misalnya PPPK dan PNS, sedang kami usulkan," ucapnya.

Rencana Penugasan Guru Non-ASN

Saat ini, pihak Kemendikdasmen sedang merumuskan skema penugasan bagi guru non-ASN serta penyesuaian kebijakan yang terkait, sebagai respons terhadap penyelesaian status guru non-ASN hingga akhir 2026. "Untuk yang waktu paling dekat, nggak usah khawatir, karena kami akan menerbitkan surat edaran yang baru yang memastikan beliau tetap bertugas," tambah Nunuk. "Pemerintah berkomitmen dan menjamin tidak akan melakukan pemberhentian pada Bapak-Ibu guru," ucapnya.

Berdasarkan data dari Data Pokok Pendidikan hingga Desember 2024, Nunuk mencatat bahwa jumlah guru non-ASN mencapai 178 ribu orang. "Untuk komitmen Kemendikdasmen untuk menyelesaikan status mereka itu sangat tinggi, jadi kalau yang terdata di Dapodik sampai Desember 2024, itu jumlahnya 178 ribu lebih, itu sudah masuk pendataan kami," jelasnya.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait