Fakta Nasional

--- Kritikan Tajam Media AS Terhadap Trump Usai Kesepakatan dengan Iran ---

--- Presiden Donald Trump menghadapi sorotan negatif dari media Amerika Serikat setelah menandatangani nota kesepahaman dengan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Banyak pihak menilai kesep...

P
Padma Dewi
18 June 2026
4 pembaca
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: REUTERS/Daniel Heuer)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: REUTERS/Daniel Heuer)
---TITLEEXCERPT--- Presiden Donald Trump menghadapi sorotan negatif dari media Amerika Serikat setelah menandatangani nota kesepahaman dengan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Banyak pihak menilai kesepakatan ini menguntungkan Iran dan mengabaikan tujuan awal. ---CONTENT---

Jakarta - Berbagai media di Amerika Serikat bersatu dalam mengkritik Presiden Donald Trump terkait kesepakatan yang ditandatangani dengan Iran untuk menghentikan perang. Mereka menilai bahwa kesepakatan tersebut mengabaikan tujuan awal sebelum perang, memperkuat posisi Iran, dan menghabiskan ratusan miliar dolar.

Trump menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Iran pada Rabu, 17 Juni, yang bertujuan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah yang telah berdampak besar pada ekonomi global. Namun, tindakan ini menuai kritik dari berbagai kalangan, baik dari pendukung maupun penentang perang.

Kritik dari Berbagai Pihak

Jaringan televisi AS, MS NOW, menyatakan, "Gedung Putih menyetujui perpanjangan gencatan senjata ini yang tidak memenuhi satupun tujuan pra-perangnya, sementara memberikan konsesi keuangan yang sangat besar kepada Teheran." Media tersebut menambahkan, "Sekarang, pemerintah mati-matian mencoba membantah hal itu. Sederhananya, Trump dipermainkan oleh Iran, dan tidak ada yang percaya pada upaya pembelaannya," seperti dilaporkan oleh kantor berita AFP pada 18 Juni 2026.

Wall Street Journal, salah satu media terkemuka di AS, menilai kesepakatan tersebut sebagai "taruhan kebijakan luar negeri terbesar presiden tersebut pada masa jabatan keduanya." Mereka mencatat bahwa Trump "akan menghadapi perlawanan dari para pendukung kebijakan Iran yang mengatakan presiden memberikan jauh lebih banyak daripada yang dia dapatkan."

Reaksi dari Saluran Berita Pro-Trump

Fox News, yang dikenal sebagai saluran berita yang sering mendukung Trump, mengutip kritik yang menyatakan bahwa perjanjian tersebut memberikan "manfaat finansial yang sangat besar" kepada Iran tanpa syarat untuk menghentikan program nuklirnya. Kesepakatan ini mencakup rencana bagi Amerika Serikat untuk memfasilitasi pelepasan dana rekonstruksi sebesar US$300 miliar kepada Iran yang didukung oleh negara-negara regional.

Fox News juga menyoroti, "Usulan perjanjian Iran oleh Presiden Donald Trump menuai kritik tajam dari beberapa pendukung terkuatnya, yang berpendapat bahwa kesepakatan itu memberi penghargaan kepada Teheran sebelum mereka setuju untuk sepenuhnya menghapuskan program nuklirnya."

Dengan berbagai kritik yang muncul, situasi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi Trump dalam mempertahankan dukungan untuk kebijakan luar negerinya terkait Iran.

Artikel Terkait