Sleman - Penemuan bayi perempuan berusia tujuh hari yang dibuang di depan rumah warga di Kalasan, Sleman, mengejutkan masyarakat setempat. Bayi tersebut ditemukan pada Minggu (27/9) sekitar pukul 13.30 WIB, terletak di atas kursi di depan rumah seorang warga di Ngrangsang, Selomartani.
Pemilik rumah mendengar suara tangisan bayi dan merasa curiga. Setelah mencari sumber suara, ia menemukan bayi tersebut terbaring di kursi dengan sebuah tas berisi perlengkapan bayi di sampingnya.
Pihak Berwenang Mengamankan Pelaku
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku, seorang mahasiswi berinisial VN (22) dan seorang mahasiswa berinisial FI (24), di tempat kos mereka pada 30 September 2026.
Pengakuan Pelaku kepada Polisi
Dalam pemeriksaan, keduanya mengaku merasa bingung karena tidak menemukan tempat penitipan anak yang tersedia. "Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh," jelas Iptu Cahya Fitriana, Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, dalam konferensi pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7/10/2026) siang.
Iptu Cahya menambahkan, "Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki."
Kasus ini menyoroti pentingnya dukungan bagi para orang tua muda yang menghadapi kesulitan dalam merawat anak, serta perlunya akses yang lebih baik ke layanan penitipan anak.