Fakta Pendidikan

Menutup Mata Justru Mengganggu Pendengaran di Lingkungan Bising

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa menutup mata di tempat bising dapat mengurangi kemampuan mendengar. Sebaliknya, membuka mata dapat meningkatkan sensitivitas pendengaran.

W
Wira Yudha
16 June 2026
7 pembaca
Menutup Mata Justru Mengganggu Pendengaran di Lingkungan Bising
Ilustrasi tempat ramai. Foto: Agung Pambudhy

Jakarta - Banyak orang beranggapan bahwa menutup mata dapat meningkatkan fokus dalam mendengar. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa hal tersebut tidak benar, terutama dalam lingkungan yang bising. Menurut laporan dari Science Daily, dalam situasi dengan banyak suara latar, membuka mata justru dapat memperbaiki kemampuan mendengar dibandingkan dengan menutupnya.

Penelitian Mengenai Pendengaran di Lingkungan Bising

Dalam studi ini, para peserta diminta untuk mendengarkan suara pelan di tengah kebisingan. Mereka mengalami berbagai kondisi, mulai dari mata tertutup, melihat layar kosong, melihat gambar, hingga menonton video yang relevan dengan suara yang didengar. "Kami menemukan bahwa, bertentangan dengan kepercayaan umum, menutup mata justru menurunkan kemampuan untuk mendeteksi suara-suara tersebut," ungkap Yu Huang, peneliti dari American Institute of Physics.

Ketika peserta melihat visual yang sesuai dengan suara, terutama video, kemampuan mendengar mereka meningkat secara signifikan. "Sebaliknya, melihat video dinamis yang sesuai dengan suara secara signifikan meningkatkan sensitivitas pendengaran," tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa informasi visual membantu otak dalam mengidentifikasi suara yang ingin didengar di tengah kebisingan.

Aktivitas Otak dan Penyaringan Informasi

Para peneliti juga berusaha memahami alasan di balik fenomena ini. Mereka menggunakan EEG (elektroensefalogram) untuk menganalisis aktivitas otak selama eksperimen. Hasilnya menunjukkan bahwa menutup mata membuat otak berada dalam kondisi yang meningkatkan penyaringan informasi. Namun, penyaringan ini tidak hanya mengurangi suara latar, tetapi juga dapat menghilangkan suara yang ingin didengar.

"Dalam lingkungan suara yang bising, otak perlu secara aktif memisahkan sinyal dari latar belakang," jelas Huang. "Kami menemukan bahwa fokus internal yang muncul saat mata ditutup justru bekerja melawan Anda dalam konteks ini, menyebabkan penyaringan berlebihan, sementara keterlibatan visual membantu menjaga sistem pendengaran tetap terhubung dengan dunia luar." Meskipun demikian, efek ini tidak selalu berlaku; dalam kondisi tenang, menutup mata masih dapat membantu mendengar suara yang halus. Namun, dalam situasi sehari-hari yang cenderung bising, membuka mata bisa menjadi strategi yang lebih efektif.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal The Journal of the Acoustical Society of America dengan judul "Visual engagement modulates cortical criticality and auditory target detection thresholds in noisy soundscapes" pada 17 Maret 2026.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait