Fakta Ekonomi

MIND ID Soroti Pentingnya Hilirisasi untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Bauksit

MIND ID menekankan pentingnya hilirisasi mineral guna meningkatkan nilai ekonomi sumber daya alam Indonesia, dengan potensi kenaikan nilai bauksit hingga 80 kali lipat melalui pengolahan.

W
Wira Yudha
12 October 2026
22 pembaca
Foto: MIND ID
Foto: MIND ID

Holding Industri Pertambangan MIND ID menekankan pentingnya hilirisasi mineral sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi dari sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Proses pengolahan bauksit menjadi aluminium, misalnya, dapat mengubah nilai dari sekitar 40 dolar AS per ton bijih mentah menjadi 3.200 dolar AS per ton aluminium, yang berarti peningkatan hingga 80 kali lipat. Perbedaan signifikan ini mencerminkan potensi ekonomi yang dapat diperoleh dari pengolahan mineral di dalam negeri.

Dengan hilirisasi, Indonesia tidak hanya akan menjual bahan mentah, tetapi juga akan mengembangkan produk olahan yang dapat memenuhi kebutuhan industri dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Fokus pada Pengembangan Industri Bauksit dan Aluminium

Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, menyatakan bahwa investasi strategis perusahaan diarahkan untuk memperkuat industrialisasi mineral di tanah air. Langkah ini mencakup pengembangan fasilitas pengolahan dan pemurnian serta pembangunan rantai industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama adalah industri bauksit, alumina, dan aluminium yang berlokasi di Kalimantan Barat. Integrasi rantai produksi diharapkan dapat memperkuat pasokan aluminium nasional serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya mineral yang ada di dalam negeri.

Pengembangan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Selain bauksit, MIND ID juga mendorong pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik yang berbasis nikel. Proyek ini mencakup pembangunan kawasan industri di Maluku hingga Jawa Barat untuk memperkuat rantai pasokan industri kendaraan listrik di Indonesia. Selain itu, penguatan industri pengolahan juga dilakukan melalui pengembangan fasilitas pemurnian logam berharga yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Berbagai proyek ini menjadi bagian dari strategi MIND ID untuk memperluas kapasitas pengolahan mineral dan memperkuat keterkaitan antara sektor pertambangan dan industri manufaktur.

Dalam konteks perekonomian nasional, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa realisasi investasi Indonesia selama sepuluh tahun terakhir mencapai sekitar Rp 9.100 triliun. Investasi ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui pengembangan industri yang dapat meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam. Melalui berbagai proyek hilirisasi, MIND ID berupaya untuk meningkatkan nilai ekonomi mineral sekaligus memperkuat struktur industri nasional. Pengembangan industri dari hulu hingga hilir diharapkan dapat mendukung kemandirian industri serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam rantai pasok global.

Artikel Terkait